Istana Jawab Kritik soal 1.098 Sapi Kurban Bantuan Presiden
jpnn.com - Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardiantoro menjawab kritik publik terkait penyaluran 1.098 ekor sapi kurban bantuan Presiden Prabowo Subianto pada momentum Iduladha 1447H tahun ini.
Juri menyebut penyaluran sapi kurban dari Presiden Prabowo kepada masyarakat itu merupakan bagian dari program Bantuan Kemasyarakatan Presiden (Banpres) yang telah berlangsung sejak lama dari tahun ke tahun.
Menurut Juri, sapi kurban tersebut pada dasarnya adalah bantuan pemerintah kepada masyarakat agar warga, khususnya yang membutuhkan, dapat ikut merayakan Iduladha dan menikmati daging kurban.
"Maksud dari sapi kurban dari Presiden adalah bantuan pemerintah kepada masyarakat. Tujuannya agar warga yang membutuhkan dapat merayakan Iduladha dengan menyembelih hewan kurban bersama," ujarnya.
Juri mengungkapkan tahun ini sebanyak 1.098 ekor sapi disalurkan Presiden Prabowo Subianto ke berbagai penjuru Indonesia.
Sebagai bantuan kepada masyarakat, penggunaan alokasi anggaran Banpres merupakan hal yang lazim dan telah menjadi praktik pemerintahan pada tahun-tahun sebelumnya.
Dia menegaskan bantuan sapi kurban tersebut tidak ditujukan untuk kepentingan pribadi Presiden, melainkan sepenuhnya disalurkan kepada masyarakat di berbagai daerah.
Pemerintah ingin kehadiran negara dapat dirasakan langsung oleh warga, terutama melalui momentum keagamaan yang memiliki nilai sosial tinggi seperti Iduladha.
Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardiantoro menjawab kritik publik terkait penyaluran 1.098 ekor sapi kurban bantuan Presiden Prabowo Subianto.
- Prabowo Bakal Buat Ambulans Udara dan Dokter Terbang, Apa Itu?
- Prabowo Minta Anggaran Ultah Daerah Dialihkan untuk Naikkan Gaji Guru
- ABP: Prabowo Buktikan Negara Hadir, Ada 121 Kebijakan Transformatif
- Wacana Pembentukan Pengadilan Ad Hoc Terkait BUMN, Menkum Sampaikan Klarifikasi
- Presiden Prabowo Puji PDIP di Pidato Kenegaraan soal RAPBN 2027, Mbak Puan Tersenyum
- Membaca ‘Paradoks Indonesia’ yang Dijawab Prabowo Dalam Pidato Kenegaraan 14 Agustus 2026
JPNN.com




