JPNN.com

Istana Klaim Rencana Evakuasi WNI di Jepang Bukti Perhatian Pemerintah

Sabtu, 22 Februari 2020 – 10:57 WIB Istana Klaim Rencana Evakuasi WNI di Jepang Bukti Perhatian Pemerintah - JPNN.com
Juru Bicara Presiden Fadjroel Rachman. Foto: Fathan Sinaga/jpnn.com

jpnn.com, JAKARTA - Juru Bicara Presiden Fadjroel Rachman menilai evakuasi 74 warga negara Indonesia (WNI) yang dinyatakan bebas virus corona di Jepang merupakan bukti perhatian pemerintah.

Menurut Fadjroel, pemerintah segera melakukan evakuasi kemanusiaan tahap dua dari Yokohama, Jepang, dalam waktu dekat setelah melakukan rapat teknis antara pemerintah Indonesia dengan Jepang.

"Pemerintah Indonesia sudah menorehkan kesuksesan dengan evakuasi kemanusiaan tahap satu atas 238 WNI dari Provinsi Hubei, Tiongkok, menuju transit observasi di Natuna. Kemudian sukses juga menjalankan gotong royong kemanusiaan tahap satu yaitu mengembalikan 238 WNI dari Hubei ditambah 42 penjemput dan sejumlah kru pesawat ke 30 provinsi di Indonesia yang diterima dengan tulus ikhlas di daerahnya masing-masing dan semuanya sehat walafiat," kata dia dalam keterangan yang diterima, Sabtu (22/2).

Fadjroel menerangkan, sesuai informasi dari KBRI Jepang dan Kemenlu yang berkomunikasi dan terus memantau, WNI yang berada di kapal pesiar Diamond Princess berjumlah 78 orang. Di antaranya 74 orang dinyatakan sehat, tetapi empat orang WNI dinyatakan positif terdampak virus Corona.

Menurut Fadjroel, mereka sudah dirawat dengan sangat baik di rumah sakit di Jepang yang memenuhi semua protokol WHO.

"Presiden Joko Widodo terus menerima laporan terakhir tentang keadaan WNI di Yokohama Jepang dan memerintahkan semua pihak di dalam negeri untuk mempersiapkan evakuasi kemanusiaan tahap dua dari Yokohama, Jepang, ini sebaik mungkin. Termasuk memerintahkan Kemenlu dan KBRI untuk terus memantau dan berkomunikasi dengan 78 WNI tersebut serta menyelesaikan semua prosedur evakuasi kemanusiaan tahap dua dari Yokohama, Jepang, ke Indonesia kepada pihak pemerintah dan otoritas lainnya di Jepang," kata dia.

Lebih lanjut kata dia, evakuasi kemanusiaan dan gotong royong kemanusiaan ini membuktikan bahwa pemerintah yang dipimpin Presiden Joko Widodo berhasil menumbuhkan perasaan saling percaya. "Saling bahu-membahu bergotong royong dalam menyelesaikan masalah kebangsaan, sosial, dan kemanusiaan bersama-sama," tandas Fadjroel. (tan/jpnn)

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...