IWIP Terapkan Sistem 3R untuk Optimalkan Pengelolaan Sampah Domestik
jpnn.com, JAKARTA - PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) mengelola lebih dari 20 ton sampah domestik nonbahan berbahaya dan beracun (non-B3) setiap hari melalui sistem terintegrasi berbasis prinsip Reduce, Reuse, Recycle (3R).
Langkah tersebut menjadi bagian dari penerapan ekonomi sirkular untuk memaksimalkan pemanfaatan kembali material yang masih memiliki nilai guna.
Peningkatan volume sampah sejalan dengan bertambahnya aktivitas kawasan industri yang kini menampung lebih dari 80.000 tenaga kerja.
Selain melayani kawasan industri, IWIP juga mengangkut sampah rumah tangga dari Desa Lelilef Sawai, Desa Lelilef Waibulan, dan Desa Gemaf menuju fasilitas pengelolaan sampah terpadu milik perusahaan.
General Manager Health, Safety and Environment (HSE) IWIP Iwan Kurniawan mengatakan sistem pengelolaan sampah tersebut telah diterapkan sejak September 2020 sebagai bagian dari upaya membangun pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.
"Kami memastikan setiap jenis sampah ditangani sesuai karakteristiknya agar proses pengolahan dapat berjalan secara efektif dan bertanggung jawab," ujar Iwan.
Untuk mendukung pengelolaan tersebut, IWIP membangun fasilitas pengolahan sampah domestik seluas sekitar 6.000 meter persegi pada 2023.
Fasilitas itu dilengkapi area pemilahan material daur ulang, komposter untuk sampah organik, fasilitas pengolahan Refused Derived Fuel (RDF), serta insinerator.
IWIP mengelola lebih dari 20 ton sampah domestik per hari melalui sistem ekonomi sirkular berbasis 3R.
- Pertamina Patra Niaga Bangun Ekosistem Pengelolaan Sampah Berkelanjutan di Guwosari
- Award4Change Jadi Apresiasi Nyata untuk Mitra Pengelola Sampah
- Efektivitas Proyek Pengelolaan Sampah Danantara Dipertanyakan, Berpotensi Mangkrak?
- BKPM dan IWIP Perkuat Kemitraan dengan 160 UMKM di Maluku Utara
- Masuk Tahun Kedua, Peruri Asri Fokus Dorong Ekonomi Sirkular
- AQUA-Citilink Perkuat Ekonomi Sirkular, Kelola Sampah Plastik dari Aktivitas Penerbangan
JPNN.com




