Bandar Narkoba Asal Malaysia Tewas Ditembak Polisi

Bandar Narkoba Asal Malaysia Tewas Ditembak Polisi
Ilustrasi. Foto: dokumen JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menembak mati seorang bandar narkoba jenis sabu asal Malaysia berinisial LTW lantaran berusaha kabur saat digelandang petugas.

Sedangkan seorang kawannya PG yang juga asal Malaysia dapat ditangkap hidup-hidup.

Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol Suwondo Naenggolan mengatakan, kalau LTW dan PG adalah salah satu jaringan peredaran sabu di Jakarta.

LTW sendiri adalah salah satu dari kepala cabang narkoba untuk di Jakarta, dan sudah beraksi selama sekitar dua tahun terakhir.

"Keduanya kami tangkap pada hari Rabu (3/1) lalu. PG kami tangkap di salah satu kamar hotel di lantai 9 Hotel Boutique Tomang Jakarta Barat. Sedangkan LTW kami tangkap di lapangan parkir Hotel Pullman Central Park Jakarta Barat," terang Suwondo.

Dalam penangkapan terhadap kedua anggota sindikat narkoba itu, polisi berhasil menyita 10 kg sabu senilai Rp 15 miliar. Menurut Suwondo, LTW ditembak mati di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) pada Senin (8/1) lalu, atau 5 hari setelah ditangkap polisi.

LTW digelandang ke kawasan PIK lantaran LTW menjanjikan kepada penyidik untuk menunjukkan lokasi sindikat narkoba yang bercokol di kawasan PIK.

Dia menjelaskan, ketika dilakukan pengembangan penyidikan ke PIK, LTW digelandang tim Reserse Narkoba ke kawasan PIK. Namun, ketika digiring petugas itulah LTW tiba-tiba berontak dan melawan petugas yang menggiringnya.

Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menembak mati seorang bandar narkoba jenis sabu asal Malaysia berinisial LTW lantaran berusaha kabur saat digelandang petugas.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News