JPNN.com

Jalinsum Diblokir Belasan Jam, Hendri Akhirnya Mengundurkan Diri

Selasa, 30 Juni 2020 – 12:06 WIB
Jalinsum Diblokir Belasan Jam, Hendri Akhirnya Mengundurkan Diri - JPNN.com
Pembakaran mobil oleh warga di Desa Mompang Julu Kecamatan Panyabungan Utara, Madina. Foto: ANTARA/HO

jpnn.com, MADINA - Hendri Hasibuan akhirnya memilih mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Kepala Desa (Kades) Mompang Julu Kecamatan Panyabungan Utara Kabupaten Mandailing Natal, setelah warga melakukan pemblokiran Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) selama 15 jam.

Surat pengunduran diri Kades tersebut dibacakan Camat Panyabungan Utara, Ridho Fahlevi didampingi Kapolsek Panyabungan, AKP Andi Gustawi dan Komandan Koramil Panyabungan, Kapten Inf AK Harahap di halaman mesjid raya Mompang Julu pada Senin malam (29/06).

Dengan mundurnya Kades tersebut akhirnya blokade Jalinsum dibuka warga sekitar pukul 03.30 Wib.

Kepala Dinas Komunikasi Informatika Kabupaten Mandailing Natal, Drs Sahnan Pasaribu kepada wartawan, Selasa (30/06) membenarkan pengunduran diri Kades tersebut.

"Pak Kades sudah membuat surat pengunduran diri sesuai keinginan warganya. Tentunya surat tersebut akan diproses sesuai aturan,” kata Sahnan Pasaribu.

Dari informasi yang dihimpun ANTARA, Aksi blokade Jalinsum ini dilakukan warga disebabkan penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari dana desa untuk penanganan dampak COVID-19.

Warga menuduh kepala desa tidak transparan dan diduga melakukan penggelapan dana BLT tersebut dan meminta Kades untuk mengundurkan diri.

Aksi memuncak terjadi pada Senin sore akibat keinginan warga tidak dipenuhi Pemkab Madina sehingga warga tersulut emosi. Mereka melempari personel kepolisian dengan batu hingga aparat kepolisian mengalami luka-luka sebanyak enam orang.

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...
budi