Janji Toshihiro: Suzuki Jimny Tak Akan Ditumbalkan ke Teknologi Elektrifikasi
jpnn.com - Aturan emisi kendaraan di banyak negara memang makin mencekik.
Namun, bagi Suzuki, ada satu hal yang jauh lebih berharga daripada sekadar kompromi teknologi: karakter legendaris Jimny.
Bagi Suzuki, menyematkan motor listrik ke dalam tubuh Jimny sama saja dengan merusak identitasnya.
"Jika Anda bicara tentang Jimny EV, saya pikir itu akan merusak bagian terbaik dari mobil ini," ujar pimpinan Suzuki, Toshihiro Suzuki.
Sikap tegas itu ternyata tak bergeser sedikit pun. General Manager Automotive Suzuki Australia, Michael Pachota, menegaskan bahwa prinsip tersebut masih dipegang teguh.
Suzuki lebih memilih menyesuaikan portofolio mobil lainnya demi menyelamatkan Jimny dari sentuhan elektrifikasi.
Sejak meluncur pada 2018, Jimny dan saudaranya, Jimny XL, memang masih setia mengandalkan mesin bensin 1,5 liter naturally aspirated.
Mesin bertenaga 75 kW dan torsi 130 Nm itu, mengalirkan daya lewat pilihan transmisi manual lima percepatan atau otomatis empat percepatan.
Bagi Suzuki, menyematkan motor listrik ke dalam tubuh Jimny sama saja dengan merusak identitasnya.
- Resmi Meluncur, Suzuki e-Sky Tawarkan Jarak Tempuh 310 Km, Harga Rp200 Jutaan
- Nora EV Metro: Tampang Alphard Harga Kaki Lima
- Motul Merilis IPONE Shogun 2R di Malang Adventure Trail 2026
- Triumph Siapkan Model Anyar Bonneville T40 hingga Street Triple 798
- Renault Kucurkan Investasi Rp200 Triliun untuk Garap EV dan Mobil Murah
- Upaya Chery Melahirkan Teknisi Andal di Indonesia
JPNN.com




