Januari-September 2025, Jamkrindo Catatkan Volume Penjaminan Sebesar Rp 186,75 Triliun
jpnn.com, JAKARTA - Plt Direktur Utama PT Jamkrindo Abdul Bari mengatakan Jamkrindo menjalankan peran penjaminan kredit yang menjembatani pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah serta koperasi atau UMKMK untuk mendapatkan kredit atau pembiayaan dari lembaga keuangan.
"Sebagian UMKM berada dalam kategori not feasible dan not bankable, sebagian lagi berada dalam kategori feasible but not bankable. Jamkrindo berperan membantu UMKM yang masuk kategori feasible but not bankable agar memenuhi syarat mendapatkan pinjaman atau pembiayaan dari lembaga keuangan,” ujar Abdul Bari di hadapan ratusan mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Andalas di Padang, Sumatera Barat, Jumat (7/11).
Data nasional menunjukkan bahwa 69,02% UMKM memerlukan dukungan modal usaha untuk meningkatkan kapasitas.
Setelah naik kelas ke kategori feasible and bankable, UMKM yang semula mendapatkan penjaminan untuk mengakses kredit program pemerintah, bisa mengakses pinjaman atau pembiayaan dengan suku bunga komersial.
Selain karena mandat Undang-undang Nomor 1 Tahun 2016 tentang Penjaminan, fokus Jamkrindo mendorong sektor UMKM juga mencerminkan dukungan perusahaan terhadap sektor yang menjadi tulang punggung perekonomian nasional.
Sektor UMKM berkontribusi sebesar 67% terhadap produk domestik bruto (PDB) dan menyerap 97% tenaga kerja.
Sepanjang Januari-September 2025, sambung Bari, Jamkrindo telah mencatatkan volume penjaminan sebesar Rp 186,75 triliun dengan menjamin 4,2 juta UMKM yang menyerap tenaga kerja sebanyak 11,69 juta orang.
Volume penjaminan masih didominasi oleh penjaminan kredit usaha rakyat (KUR) yakni sebesar Rp 116,5 triliun, disusul penjaminan kredit konsumtif Rp 29,2 triliun, penjaminan kredit produktif Rp 24,5 triliun, dan penjaminan kontra bank garansi serta suretyship sebesar Rp 16,4 triliun.
Jamkrindo berperan membantu UMKM yang masuk kategori feasible but not bankable agar memenuhi syarat mendapatkan pinjaman atau pembiayaan dari lembaga keuangan.
- Sekda Jateng Sumarno Ajak Peserta Funwak UMKM Memperkuat Gerakan Koperasi Sebagai Pilar Ekonomi Kerakyatan
- Kisah Ningsih, UMKM Tahu Baso yang Berkembang Berkat Pendampingan YIS
- Salesforce Bidik Jutaan UMKM Indonesia Lewat Layanan Kecerdasan Buatan
- UMKM Dinilai Tetap Tangguh Meski Dibayangi Gempuran Produk China
- Yakini Manfaat Sedayu Mart, Pelaku UMKM Berharap Omzetnya Meningkat
- Genjot Pertumbuhan Ekonomi, BI Percepat Penguatan UMKM dan Penyaluran Kredit
JPNN.com




