Jateng Catat 615 Kebakaran Hingga Agustus 2026, Sekda: Tingkatkan Kompetensi Relawan
jpnn.com, SEMARANG - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus memperkuat kapasitas personel relawan kebencanaan di wilayahnya, supaya mampu merespons cepat saat ada kejadian bencana.
Sekda Provinsi Jawa Tengah, Sumarno mengatakan, peningkatan kompetensi relawan penting agar mereka mampu mengambil langkah cepat dan tepat ketika terjadi bencana.
"Kami mengapresiasi dan sangat support kegiatan peningkatan kapasitas teman-teman relawan. Ini menjadi bagian tanggung jawab pemerintah daerah agar kalau ada kebencanaan, penanganannya bisa lebih cepat," ujar Sumarno saat mewakili Gubernur Jateng Ahmad Luthfi dalam kegiatan Apel Pelatihan Peningkatan Kapasitas Personil Relawan Kebencanaan di Balai Pemantapan Kawasan Hutan (BPKH) Penggaron, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, Jumat, 4 Agustus 2026.
Menurut Sumarno, kecepatan penanganan bencana memerlukan kompetensi yang teruji dari para relawan di lapangan. Kecepatan tindakan dinilai berbanding lurus dengan meminimalkan dampak kerugian materiil maupun korban jiwa.
Menghadapi potensi bencana di musim kemarau saat ini, Pemprov Jateng menyoroti ancaman kebakaran lahan dan tempat pembuangan sampah. Sumarno mengingatkan masyarakat untuk tidak sembarangan melakukan pembakaran di luar rumah.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Tengah, Bergas Catursasi Penanggungan, menjelaskan pelatihan kali ini diikuti oleh sekitar 150 peserta terpilih dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Tengah.
Materi pelatihan melibatkan instruktur dari Basarnas dengan fokus utama pada peningkatan kapasitas pencarian dan pertolongan, seperti Urban Search and Rescue (Urban SAR).
Menanggapi pemetaan risiko kebakaran, Bergas menyebutkan, sebagian besar kejadian didominasi oleh kebakaran lahan pertanian atau perkebunan yang dipicu kelalaian manusia (human error).
Pemprov Jateng terus memperkuat kapasitas personel relawan kebencanaan di wilayahnya, supaya mampu merespons cepat saat ada kejadian bencana.
- Wamen LH Siapkan Jurus Permanen Lawan Karhutla di Sumsel
- Lewat Ajang Inacraft 2026, Taj Yasin Targetkan Produk UMKM Jawa Tengah Masuk Pasar Internasional
- Gubernur Ahmad Luthfi Minta 4,2 Juta UMKM di Jateng Naik Kelas
- Beda Sikap Hadapi Karhutla, Wali Kota Palembang Enjoy, Wamen LH Minta Maaf
- Soroti Karhutla, Mahasiswa dari 15 Kampus Desak Pemprov Sumsel Bertindak
- Bakar Kertas untuk Usir Serangga, WNA Asal Nepal Sebabkan Vila di Bali Terbakar
JPNN.com




