Jelly Paris Bawa Kabur Duit Rp 2,8 Miliar Milik Alfamart, Begini Ceritanya

Jelly Paris Bawa Kabur Duit Rp 2,8 Miliar Milik Alfamart, Begini Ceritanya
Pelaku penggelapan uang milik perusahaan ritel Alfamart yang ditangkap tim Resmob Polda Jambi di Sumatera Barat tempat pelariannya. Foto: ANTARA/HO-Polda Jambi

jpnn.com, JAMBI - Pelarian Jelly Paris Waruwu (31), pelaku penggelapan uang sebesar Rp 2,8 miliar milik perusahaan ritel Alfamart berakhir di tangan tim Resmob Ditreskrimum Polda Jambi.

Warga RT 25 Kelurahan Penyegat Rendah, Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi, itu ditangkap di salah satu kota di Sumatera Barat.

Dirreskrimum Polda Jambi Kombes Pol Kaswandi Irwan mengatakan kejadian tersebut berawal pada 2 Agustus 2021.

Saat itu pelaku izin kepada kepala toko di perusahaan Alfamart untuk menyetor hasil penjualan hari Sabtu ke bank. Namun, hingga sore hari pelaku tidak datang ke toko lagi.

"Kepala toko langsung menelepon dan mencari pelaku dan tidak ditemukan lagi, ternyata pelaku sudah tidak ada di rumah sejak 3 Agustus 2021," ungkap Kaswandi, Rabu.

Atas kejadian itu pihak Alfamart melakukan audit stok di TKP, ditemukan kejanggalan dan setelah diperiksa ternyata ada ketidaksesuaian atau selisih antara fisik dengan stok di komputer toko sebesar Rp 2.809.617.913.

Kaswandi mengatakan pada Selasa lalu (14/9) sekitar pukul 22.00 WIB, tim Resmob Ditreskrimum Polda Jambi yang dipimpin oleh Iptu Rifqi Abdillah mendapat informasi bahwa keberadaan pelaku di tempat persembunyiannya di Sumatera Barat.

Kemudian tim resmob berangkat menuju Sumatera Barat dan melakukan penyelidikan tentang keberadaan pelaku tersebut, setelah melakukan penyelidikan dengan dibantu oleh Satreskrim Polsek Sepuluh Koto.

Ke tempat ini pelaku membawa kabur duit Rp 2,8 miliar milik alfamart. Keterlaluan.