Jenazah Bharatu Kurniadi Diterbangkan ke Medan, Lalu Dimakamkan di Kampung Halaman

Jenazah Bharatu Kurniadi Diterbangkan ke Medan, Lalu Dimakamkan di Kampung Halaman
Jenazah Bharatu Anumerta Muhammad Kurniadi yang gugur dalam baku tembak dengan KKB di Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Minggu (26/9) dievakuasi ke Aceh melalui Medan untuk dimakamkan di kampung halamannya di Tamiang. Foto: ANTARA/Evarukdijati

jpnn.com, PEGUNUNGAN BINTANG - Jenazah Bharatu Anumerta Muhammad Kurniadi Sutio yang gugur dalam kontak senjata dengan KKB di Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, akan dimakamkan di kampung halamannya di Tamiang, Aceh.

”Jenazah Bharatu Muhammad Kurniadi dievakuasi melalui Medan, karena lebih dekat dari Medan,” kata Kapolda Papua Irjen Pol Mathius Fakhiri seusai melepas evakuasi jenazah almarhum di RS Bhayangkara, Jayapura, Minggu (26/9).

Dia mengakui gugurnya anggota Brimob BKO dari Polda Sumut menjadi duka yang dalam bagi Polri.

”TNI-Polri tidak akan mundur dan tak akan memberi ruang kepada kelompok yang seringkali melakukan kekerasan bersenjata apalagi dengan tujuan tertentu,” tegas Fakhiri.

Dia mengatakan, akan menambah personel untuk mengamankan wilayah itu sekaligus penegakan hukum. Menurut Kapolda, jumlah personel TNI-Polri di Kiwirok sudah bertambah. Namun, dengan insiden Minggu (26/9) akan dievaluasi kembali.

”Personel juga diminta waspada dan tidak mudah terpancing dengan aksi penembakan yang dilakukan KKB pimpinan Lamek Taplo,” ucap Kapolda Irjen Pol Fakhiri.

Bhayangkara dua Muhammad Kurniadi, anggota Brimob dari Polda Sumut (bukan Kelapa Dua seperti berita sebelumnya) tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas ) Nemangkawi, Minggu (26/9) sekitar pukul 05.30 WIT, gugur dalam baku tembak dengan KKB di Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang.

Insiden itu berawal pukul 04.50 WIT terdengar bunyi tembakan dari arah depan Mapolsek Kiwirok hingga kemudian terjadi baku tembak antara KKB dengan aparat TNI-Polri.

Jenazah Bharatu Muhammad Kurniadi Sutio yang gugur dalam kontak senjata dengan KKB di Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, akan dimakamkan di kampung halamannya di Tamiang, Aceh.