Jepang Desak Iran Menjamin Keamanan Selat Hormuz tanpa Jatah Preman

Jepang Desak Iran Menjamin Keamanan Selat Hormuz tanpa Jatah Preman
Ilustrasi Selat Hormuz. ANTARA/Anadolu/py.

Kepada PM Jepang, Presiden Iran menjelaskan status dan proyeksi ke depan soal dialog dengan Oman terkait Selat Hormuz.

Adapun mengenai isu Selat Bab Al-Mandeb, Pezeshkian memastikan langkah-langkah sudah diambil untuk menyelesaikan isu tersebut melalui dialog, termasuk dengan Arab Saudi.

AS dan Iran telah menandatangani nota kesepahaman perdamaian pada 17 Juni dan menyelenggarakan perundingan demi mencapai kesepakatan akhir.

Akan tetapi, pembicaraan tersebut gagal karena perselisihan terkait jaminan keamanan dan kebebasan navigasi di Selat Hormuz, salah satu rute pelayaran paling strategis untuk distribusi pasokan dan perdagangan energi global.

Pada 8--24 Juli, AS dan Iran kembali saling serang, dengan Washington melakukan serangan terhadap wilayah Iran dan Teheran membalas dengan menyerang aset-aset dan fasilitas militer AS di sejumlah negara Arab, seperti Yordania, Bahrain, dan Kuwait. (ant/dil/jpnn)

PM Jepang mengatakan Selat Hormuz harus terus terbuka untuk pelayaran yang bebas dan aman tanpa biaya tambahan


Redaktur & Reporter : M. Adil Syarif

Sumber ANTARA
JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News