Jiva Svastha Nusantara Imbau Masyarakat Lebih Kritis Pilih Depot Air Minum Isi Ulang
jpnn.com, JAKARTA - Tidak semua air yang tampak jernih layak untuk diminum.
Di balik kemudahan mengakses depot air minum isi ulang, tersembunyi berbagai risiko yang bisa berdampak langsung pada kesehatan keluarga.
Melalui kegiatan edukasi publik yang digelar di kantor Kelurahan Kalibata, Jakarta Selatan, Yayasan Jiva Svastha Nusantara mengajak masyarakat menjadi konsumen yang lebih kritis, tidak hanya memilih berdasarkan harga atau jarak, tetapi juga mempertimbangkan aspek legalitas dan higienitas depot langganan mereka.
Kegiatan ini merupakan bagian dari kampanye nasional Indonesia Sehat Mulai dari Air Bermutu 2025, yang berfokus pada peningkatan literasi masyarakat mengenai kualitas air minum dan risiko kontaminasi.
Hadir sebagai narasumber adalah Wuhgini, SKM., M.A., Sanitarian Ahli Muda dari Suku Dinas Kesehatan Jakarta Selatan, serta Surya Putra, Kepala Bidang Hukum dan Advokasi Kebijakan Yayasan Jiva Svastha Nusantara.
Wuhgini menjelaskan bahwa air hasil produksi depot bersifat mudah rusak dan tidak tahan lama.
Banyak masyarakat yang keliru menganggap air isi ulang dapat disimpan dalam waktu lama seperti air dalam kemasan bermerek.
“Air dari depot tidak boleh disimpan terlalu lama, baik oleh konsumen maupun oleh pemilik depot. Kalau terlalu lama, air bisa berjamur atau terkontaminasi. Depot tidak boleh punya stok, dan konsumen harus membeli secukupnya,” jelasnya.
Air jernih belum tentu aman, Jiva Svastha Nusantara ajak masyarakat lebih kritis memilih depot air minum isi ulang.
- Kemendag Publikasi Poster Perlindungan Konsumen di Depot Air Minum Isi Ulang
- Satpol PP DKI Tindak Depot Air Minum Isi Ulang Tak Penuhi Standar Kualitas Air dan Perizinan
- Kemendag Tegaskan Depot Air Minum Isi Ulang Wajib Patuhi Aturan dan Lindungi Konsumen
- Kedepankan Kualitas, Air Minum Biru Raih Top Brand Award 2026
- Kemendag Bersama Yayasan Jiva Perkuat Perlindungan Konsumen Air Isi Ulang
- Industri Air Isi Ulang Diminta Lakukan Sertifikat Layak Higiene Sanitasi
JPNN.com




