Jokowi Mengaku Siap Mati-matian Buat PSI, Romli: Bukan Teladan di Politik
jpnn.com, JAKARTA - Politikus PDI Perjuangan Mohamad Guntur Romli menyebut Presiden ketujuh RI Joko Widodo (Jokowi) bukan sosok yang bisa diteladani dalam dunia politik.
Menurut Guntur, Jokowi sebagai mantan Kepala Negara seharusnya bisa berbicara kondisi rakyat, bangsa, dan negara, ketimbang mengucap janji mati-matian demi PSI.
"Ini menunjukkan Jokowi bukan teladan yang baik sebagai tokoh politik," kata dia melalui layanan pesan, Senin (2/2).
Pria yang aktif di media sosial itu menilai pernyataan siap mati-matian buat PSI menunjukkan Jokowi hanya mementingkan urusan pribadi.
"Hanya mementingkan terus berkuasa," kata Guntur.
Dia mengatakan langkah Jokowi yang mementingkan urusan pribadi seperti dilakukan eks Gubernur Jakarta itu yang meminta menjadi Presiden RI tiga periode.
Namun, kata Guntur, Presiden kelima RI yang juga Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri menolak keinginan tersebut.
Dia mengatakan Jokowi selanjutnya bersiasat dengan memaksakan sang anak Gibran Rakabuming Raka menjadi cawapres meski belum cukup umur.
Politikus PDI Perjuangan Mohamad Guntur Romli menyebut Jokowi sebagai mantan Kepala Negara seharusnya bisa berbicara kondisi rakyat.
- Kanan Dalam
- Kaesang Ungkap Dewan Pembina PSI Akan Turun Gunung Akhir Juni
- Karier Dadan Hindayana di BGN, Dilantik Jokowi, Dicopot Prabowo
- Sebut Seskab Teddy Sengaja Sesatkan Publik, Guntur Romli Kritik Klaim Investasi Kunjungan Prabowo
- Klaim Investasi Rp 2.430 Triliun Hasil Diplomasi Prabowo Disemprot PDIP: Informasi Teddy Menyesatkan!
- Jokowi Tak Hadiri Peringatan Hari Pancasila, Ajudan Sebut Tak Diundang
JPNN.com




