Jokowi Terima Gelar Saat Safari ke Daerah, Analis: Bagian dari Konsolidasi Politik Terencana
jpnn.com, JAKARTA - Analis PARA Syndicate Ari Nurcahyo menilai langkah Presiden ketujuh RI Joko Widodo (Jokowi) yang mengunjungi beberapa daerah bukan untuk kepentingan silaturahmi, melainkan memuat kepentingan strategis secara politik.
"Safari politik Jokowi belakangan ini memiliki muatan strategis dan politis yang sangat kental, bukan sekadar kunjungan silaturahmi atau penerimaan gelar adat semata," kata dia kepada awak media, Minggu (2/8).
Ari kemudian menyinggung soal gelar yang diterima Jokowi ketika berkunjung ke Lampung dan Nusa Tenggara Timur (NTT).
Diketahui, Jokowi pada Juni 2026 lalu berkunjung ke Lampung dan menerima gelar Baginda Pemuka Bangsa.
Selanjutnya, Jokowi dalam kunjungan ke Kupang, NTT, pada Agustus 2026 ini, menerima gelar Sesepuh Raja-Raja Timor.
Ari menilai gelar yang diterima Jokowi saat kunjungan ke Lampung dan NTT dilakukan matang dan terencana.
"Bagian dari agenda konsolidasi politik yang terencana," katanya.
Dia mengatakan Jokowi ingin menunjukkan pengaruh politik eks Wali Kota Solo itu tidak memudar pascalengser dari kursi Presiden RI pada Oktober 2024
Analis PARA Syndicate Ari Nurcahyo mengatakan gelar yang diterima Jokowi saat kunjungan dilakukan matang dan terencana sebagai bagi konsolidasi politik.
- Di Malaysia, Jokowi Tegaskan Dunia Butuh PBB Versi Baru
- Pesan PSI untuk Ketum Projo Budi Arie Tegas, Begini Kalimat Andy Budiman
- Idrus Marham: Pernyataan Budi Arie Bisa Adu Domba Jokowi dengan Pemerintahan Prabowo
- KSP PKS Anggap Budi Arie Lakukan Provokasi Politik
- Efriza: Pernyataan Budi Arie Jadi Blunder buat Jokowi dan Geng Solo
- PSI Dukung Prabowo-Gibran Sampai Akhir, Tegaskan Siap Lawan Segala Upaya Menjatuhkan
JPNN.com




