Jokowi Tinjau Kanjuruhan, Syahrial Demokrat: Presiden Mirip Jubir

Jokowi Tinjau Kanjuruhan, Syahrial Demokrat: Presiden Mirip Jubir
Pintu 13 Stadion Kanjuruhan. Konon di lokasi ini ditemukan banyak Aremania yang meninggal. Foto: Ridho Abdullah/JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Deputi Balitbang Partai Demokrat (PD) Syahrial Nasution menyindir pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) usai meninjau Stadion Kanjuruhan pada Rabu (5/10) kemarin. 

Sebab, dia merasa pernyataan Jokowi sebagai kepala negara malah seperti juru bicara Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) dalam Tragedi Kanjuruhan. 

"Menurut saya, yang disampaikan presiden adalah porsi jubir tim gabungan independen pencari fakta (TGIPF),” kata Syahrial melalui layanan pesan, Kamis (6/10). 

Dia mengatakan Jokowi sebagai pemilik wewenang bisa berbicara lebih tegas setelah mengunjungi Stadion Kanjuruhan. 

Adapun, kunjungan itu dilakukan setelah muncul Tragedi Kanjuruhan yang menewaskan ratusan orang usai laga Arema FC vs Persebaya Surabaya, Sabtu (1/10).

“Misalnya, Presiden dapat memerintahkan seluruh pimpinan aparat keamanan yang bertanggung jawab untuk diberhentikan. Dari penanggung jawab teknis hingga kebijakan,” kata Syahrial. 

Dia merasa pernyataan Jokowi setelah meninjau Kanjuruhan tidak menunjukkan empati yang mendalam terhadap ratusan korban.

Terlebih, Jokowi tidak menyinggung tentang penggunaan gas air mata dalam kunjungan ke kandang Singo Edan, julukan Arema FC.

Deputi Balitbang Partai Demokrat (PD) Syahrial Nasution menyindir pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) usai meninjau Stadion Kanjuruhan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News