Jonatan Christie Ungkap 2 Hal yang Membuatnya Keok di 32 Besar Japan Open 2026
jpnn.com - Langkah pebulu tangkis Jonatan Christie pada ajang Japan Open 2026 harus terhenti di babak 32 besar.
Berlaga di Tokyo Metropolitan Gymnasium, Selasa (14/7/2026), pemain kelahiran 15 September 1997 itu tersingkir seusai kalah dari wakil Thailand Panitchapon Teeraratsakul dengan skor 16-21, 14-21.
Tunggal putra asal klub PB Tangkas itu menilai perubahan karakter shuttlecock membuatnya tidak mampu mengeluarkan permainan terbaik pada laga tersebut.
Menurutnya, shuttlecock yang lebih cepat membuat lawannya lebih leluasa menerapkan permainan agresif.
"Kondisi shuttlecock hari ini cukup berbeda dari kemarin saya tes lapangan. Hari ini jauh lebih kencang, jauh lebih cepat juga lajunya."
"Jadi tadi sebenarnya sedikit mengubah cara mainnya, pola strateginya, tetapi masih kurang bisa mengatasi perubahan cara bermainnya itu," ujar Jojo -sapaan akrab Jonatan-.
Selain faktor shuttlecock, juara All England 2024 itu juga mengaku Panitchapon tampil cukup agresif sepanjang pertandingan.
Saat lawannya mampu unggul beberapa poin, permainan Jonatan menurun sehingga kesulitan mengejar ketertinggalan.
Langkah pebulu tangkis Jonatan Christie pada ajang Japan Open 2026 terhenti di 32 besar, Selasa (14/7)
- Kevin Sanjaya Ulang Tahun, Istri Umumkan Kehamilan Kedua
- Setengah Abad PB Jaya Raya, Susi Susanti Siapkan Generasi Juara yang Berkarakter
- Legenda Bulu Tangkis Indonesia Bersama Lin Dan Gelar Laga Amal Bertajuk Shuttle Open
- China Open 2026: Jonatan Christie Beberkan Alasan Victor Lai Sulit Dikalahkan
- China Open 2026: Shi Yu Qi dan Jojo Sama-Sama Angkat Koper
- China Open 2026: Jonatan Christie Lagi-lagi Kalah dari Victor Lai
JPNN.com




