Jorge Martin: Musim 2025 yang Buruk Tak Akan Menentukan Karierku
Musim yang sulit ini, katanya, justru menjadi cermin. Bahwa kecintaan pada balapan tidak hanya dirayakan saat berdiri di podium tertinggi, tetapi juga diuji keras ketika cedera.
“Jika ada satu hal yang bisa kupastikan adalah aku akan jadi lebih baik dan akan bersaing dengan lebih baik, hingga berlatih lebih baik lagi,” tegasnya.
Martin tidak menafsirkan musim hancur ini sebagai akhir. Sebaliknya, dia menyebutnya sebagai pengingat—bahwa gairahnya pada MotoGP jauh lebih besar dari yang pernah dirinya sadari.
Dia, bahkan sudah tak sabar menunggu Februari ketika musim baru dimulai dan kembali menunggangi motor.
“Musim buruk ini tidak akan menentukan karierku,” tutupnya.
Jorge Martin mungkin jatuh sangat dalam pada 2025. Namun, dia siap bangkit dan MotoGP 2026 mungkin akan kedatangan Martin versi paling berbahaya. (crash/jpnn)
Cedera berkepanjangan, Jorge Martin menutup MotoGP 2025 bukan sebagai juara bertahan, bukan pula penantang gelar. Namun, dia bertekad bangkit di MotoGP 2026
Redaktur & Reporter : M. Rasyid Ridha
- MotoGP 2026: Honda RC213V Hadir dengan Konsep Aerodinamika Radikal
- MotoGP 2026: Quartararo Mengalami Kecelakaan, Paddock Yamaha Sontak Mencekam
- Chocolatos Resmi Jadi Sponsor Tim Gresini Racing di MotoGP Hingga 2027
- MotoGP: Marco Bezzecchi Memperpanjang Masa Kerja Bersama Aprilia Racing hingga 2027
- Taruhan Besar Bos LCR Honda: Pengalaman Zarco dan Sang Rookie Moreira
- Gresini Buka Realitas MotoGP 2026, Akan Sulit Buat Alex Marquez?
JPNN.com




