Jumlah PNS & PPPK di Indonesia Capai 6,7 Juta, BKN Gencarkan Digitalisasi Manajemen ASN
jpnn.com, JAKARTA - Jumlah PNS dan PPPK di Indonesia mencapai 6,7 juta.
Besarnya jumlah aparatur sipil negara (ASN) itu membuat Badan Kepegawaian Negara (BKN) menggencarkan digitalisasi manajemen ASN dan penguatan sistem merit.
Kepala BKN Prof. Zudan Arif Fakrullah mengungkapkan dua hal tersebut merupakan komitmen untuk memperkuat transformasi tata kelola ASN.
"Kedua agenda tersebut menjadi prioritas BKN dalam mendukung agenda pembangunan nasional sekaligus mengelola jumlah ASN yang terus bertambah," kata Prof. Zudan, Kamis (11/6/2026).
Prof. Zudan mengungkapkan bahwa jumlah ASN yang dikelola secara nasional kini mencapai sekitar 6,7 juta orang (data Juni 2026).
Angka tersebut meningkat signifikan setelah pelaksanaan rekrutmen ASN 2024 dan 2025.
Menurutnya, peningkatan jumlah ASN harus diimbangi dengan sistem pengelolaan yang modern, terintegrasi, dan berbasis merit.
"Semakin besar jumlah ASN, semakin besar pula kebutuhan akan tata kelola yang efektif. Karena itu BKN fokus pada digitalisasi manajemen ASN dan penguatan sistem merit agar birokrasi semakin profesional, adaptif, dan mampu menjawab kebutuhan pembangunan," ujar Prof. Zudan di hadapan Komisi II DPR RI.
Jumlah PNS dan PPPK di Indonesia mencapai 6,7 juta, BKN menggencarkan digitalisasi manajemen ASN.
- Komisi II DPR: Pemerintah Jangan Korbankan PPPK demi Efisiensi Anggaran
- Fantastis, Transaksi Judi Online Ribuan ASN Pemprov Jabar Tembus Rp14 Miliar
- 5 Berita Terpopuler: Akan Ada Kejutan untuk PPPK & P3K PW, Gaji Aman, Berikut SE MenPANRB yang Harus Diketahui
- Kapan Pendaftaran CPNS 2026? Simak Lagi Keterangan Pejabat BKN
- Akan Ada Kejutan untuk PPPK & P3K PW di Pidato Presiden 16 Agustus, Ini Bocorannya
- Gaji PPPK Aman, Pemda Membuka Formasi CPNS 2026
JPNN.com




