Rabu, 17 Juli 2019 – 11:28 WIB

KA Tabrakan, Bonek Disalahkan

Senin, 04 Oktober 2010 – 22:00 WIB
KA Tabrakan, Bonek Disalahkan - JPNN.COM

JAKARTA - Menteri Perhubungan Freddy Numberi mengungkapkan, salah satu penyebab tabrakan kereta api (KA) Argo Bromo dengan KA Senja Utama di Stasiun Petarukan, Pemalang, Sabtu (2/10) dini hari lalu karena adanya ulah supporter sepakbola yang sering disebut bonek. Menurut Freddy, bonek berulah dengan melempari rel KA.

"Ini ada kegiatan yang di luar perkiraan kita, sehingga petugas Pengatur Perjalanan Kereta Api (PPKA) mungkin karena takut, lebih awal menghentikan kereta apinya karena kekhawatiran adanya Bonek tadi," ujar Freddy dalam rapat dengan Komisi V DPR, Senin (4/10) petang.Tampak hadir dalam rapat itu Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI), Ignatius Jonan dan Kepala Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), Tatang Kurniadi.

Menurut Fredy, keputusan untuk menghentikan kereta itu ternyata tidak diikuti dengan pemberhentian terhadap KA lainnya. "Dan ini jelas sekali PPKA-nya itu memberhentikan kereta api tidak menyeluruh,"  katanya.

Hal sama juga disampaikan Ignatius Jonan. Kata dia, ada kerumunan massa sehingga dilakukan pengaturan supaya kereta masuk dengan baik. Sayangnya, justru terjadi hal fatal dengan terjadinya tabrakan.

Sementara Tatang Kurniadi enggan mengungkap hasil investigasi kereta api. Alasannya, hasil investigasi KNKT belum bisa disampaikan karena menyangkut kredibiltas KNKT.

"Saya akan akan sampaikan pada final report kepada pemerintah dan operator tiga bulan atau enam bulan mendatang," katanya.

Sedangkan Ketua Komisi V DPR, Yasti Soepredjo Mokoagow mengungkapkan, sejak dirinya dilantik sebagai Ketua Komisi V pada pertengahan April lalu sudah ada 122 kasus kecelakaan KA. Tahun 2009 saja, kata dia, ada 90 kasus kecelakaan baik yang disebabkan karena tabrakan kereta api dengan kereta api, kereta api dengan kendaraan umum, gerbong yang terguling, maupun akibat banjir atau tanah longsor.

Sementara untuk tahun 2010, terhitung sejak 1 Januari sudah tercatat 32 kasus kecelakaan KA. "Kejadian terbaru adalah dua kasus kereta api tabrakan di waktu yang hampir bersamaan tanggal 2 Oktober," kata Yasti.(awa/jpnn)
SHARES
Sponsored Content
loading...
loading...
Komentar