Kabar Baik, Belum Ada Kasus Super Flu di Jakarta
Kepala Dinas Kesehatan Ani Ruspitawati mengatakan untuk saat ini belum tersedia vaksin khusus super flu, namun vaksin influenza bisa digunakan sebagai bentuk antisipasi.
“Sebenarnya tidak ada khusus vaksin super flu tapi kita memang ada vaksin influenza. Vaksin influenza ini sudah lama ada dan bisa diberikan,” jelas Ani.
Namun, kata Ani, karena pemberian vaksin tersebut belum masuk dalam program pemerintah, masyarakat yang ingin mendapatkan vaksin tersebut masih dikenakan sejumlah biaya.
"Tapi memang dia belum program vaksin. Jadi, artinya masih berbayar. Tapi masyarakat bisa mendapatkan vaksin influenza ini di faskes-faskes termasuk di RSUD kami,” kata Ani.
Sebelumnya, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan super flu bukanlah virus baru, melainkan jenis influenza yang telah ada dan dikenal selama puluhan tahun.
"Super flu itu sebenarnya influenza A istilahnya. Ini sudah ada puluhan tahun, nama virusnya H3N2, itu sudah ada puluhan tahun cuma ini varian baru," ujar Budi di RSUP Dr. Sardjito, Yogyakarta, Kamis (8/1).
Dia mengatakan super flu berbeda dengan COVID-19 yang merupakan virus baru. Karena virus influenza telah lama dikenal, maka daya tahan tubuh manusia terhadap virus tersebut juga sudah terbentuk.(antara/jpnn)
Adapun Jawa Barat, Jawa Timur, Sulawesi Selatan sudah melaporkan adanya kasus penularan super flu ini
Redaktur & Reporter : Elvi Robiatul
- LRT Rawamangun-Manggarai Rampung, Pramono Tancap Gas sampai Dukuh Atas
- LRT Jakarta Rute Rawamangun-Manggarai Rampung Agustus 2026, Bakal Diresmikan Prabowo
- Pramono Resmikan Shelter Ojol di Bundaran HI, Supaya Lebih Tertib
- Genjot Sport Tourism, Pemerintah DKI Jakarta Dukung Turnamen Domino HGI
- Heikal Safar Apresiasi Strategi Jitu Pramono Anung dalam Membangun Jakarta
- Perputaran Ekonomi Capai Rp 2 Triliun di Puncak HUT ke-499 Jakarta
JPNN.com




