Kabar Baik soal Pasokan Energi RI, Tolong Jangan Panik
jpnn.com, JAKARTA - Pemerintah Indonesia mengeklaim telah mengamankan pasokan energi nasional.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan sejumlah alternatif pasokan energi berasal dari kerja sama perdagangan dengan AS, dan dari Venezuela.
Menurut dia, langkah ini diambil pemerintah sebagai mitigasi menghadapi dampak perang Iran vs Irael-AS.
"Kalau dari segi energi, karena kebetulan kami sudah tanda tangan ART (Agreement of Reciprocal Trade), memang suplai dari energi dari AS dan juga Pertamina punya akses di Venezuela," kata Airlangga dikutip Jumat (6/2).
Airlangga menyebut pemerintah juga terus memantau perkembangan situasi global yang sulit diprediksi. Dia mengaku pernah menghadapi situasi global yang memanas akibat konflik Rusia dan Ukraina.
Meski demikian, Airlangga menilai masih terlalu dini untuk memperkirakan dampak dari dinamika konflik Timur Tengah terhadap ekonomi.
“Kami tentu melihat situasinya, masih too early to call,” ujarnya.
Lebih lanjut, Airlangga juga menilai kondisi global yang tidak pasti membuat investor cenderung menahan ekspansi , sehingga ketahanan ekonomi menjadi faktor yang semakin penting.
Pemerintah Indonesia mengeklaim telah mengamankan pasokan energi nasional. Simak selengkapnya!
- Akademisi Dukung Langkah Pemerintah Mengamankan Pasokan BBM & LPG dari Rusia
- Pramono Siapkan Strategi Fiskal di Tengah Isu Geopolitik dan Ancaman El Nino
- Pramono: Ekonomi DKI Tumbuh 5,21 Persen, Lampaui Nasional di Tengah Tekanan Global
- Golkar Raih Penghargaan KWP Award 2026, Bukti Fokus pada Kedaulatan Energi
- Komut Pertamina Patra Niaga Pastikan Keandalan Energi di Fuel Terminal Padalarang
- Blokade AS ke Iran Berpotensi Ganggu Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
JPNN.com




