KAI Beri Pendampingan Pemulihan bagi Korban Kecelakaan Kereta
Di sisi operasional, layanan Commuter Line Jabodetabek menunjukkan perbaikan yang konsisten dalam beberapa hari terakhir.
“Ketepatan waktu keberangkatan berangsur naik dari 71,54 persen pada 30 April menjadi 87,39 persen pada 1 Mei, lalu mencapai 88,84 persen pada 2 Mei,” jelas Anne.
Ketepatan waktu kedatangan juga meningkat dari 68,46 persen menjadi 84,86 persen, dan kembali membaik hingga 87,04 persen.
Perjalanan yang mengalami keterlambatan makin berkurang dengan waktu keterlambatan yang lebih terkendali.
Anne melanjutkan perbaikan serupa terlihat di lintas Cikarang. Ketepatan waktu keberangkatan meningkat dari 50 persen menjadi 61 persen, lalu mencapai 66 persen.
Sementara kedatangan naik dari 44 persen menjadi 57 persen dan kemudian 61 persen. Tren itu mencerminkan proses normalisasi yang berjalan makin stabil.
Dia menuturkan perjalanan Kereta Api Jarak Jauh yang melintas di wilayah Bekasi Timur juga telah kembali berjalan dengan pola operasi yang terjaga. Dalam satu hari, terdapat 32 perjalanan KA dari Pasarsenen serta 36 perjalanan KA dari Gambir yang melintas di lintas tersebut.
Anne menambahkan sejak operasional kembali berjalan pada 28 April hingga 2 Mei 2026, volume pengguna Commuter Line lintas Cikarang tercatat mencapai 574.644 pelanggan.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyampaikan terus melakukan pendampingan agar proses pemulihan berjalan dengan baik.
- Transformasi KAI Kini Makin Terasa oleh Pelanggan
- Tumbuh 17 Persen, Kinerja Angkutan Retail KAI Logistik Makin Moncer
- Serikat Pekerja KAI Services dan Manajemen Sepakati PKB, Perkuat Hubungan Industrial
- Kabar Baik untuk Pelanggan Setia, Citilink Punya Hadiah Undian Mobil & Tiket Gratis
- Bukan Cuma Tepat Waktu, Ini Alasan Masyarakat Makin Percaya Naik Kereta Api
- Bawah Tanah
JPNN.com




