Kang Dasep

Oleh Dahlan Iskan

Kang Dasep
Dahlan Iskan. Foto: dok JPNN.com

Maka Kang Dasep ke Tiongkok. Ia mendengar BYD mulai uji coba membuat mobil listrik. Ia ke BYD. Ia coba mengemudikan mobil listrik hasil uji coba BYD.

Baca Juga:

Setahun sebelumnya saya juga ke Tiongkok. Juga diminta mencoba mengemudikan mobil listrik hasil uji coba BYD itu. Masih sangat sederhana. Apalagi kalau bandingannya mobil bensin buatan Jepang. Hasil uji coba itu seperti belum layak dijual. Saya tidak menyangka kalau kelak, di tahun 2025, mobil listrik BYD sangat cantiknya.

Di tahun 2013 itu pula lahirlah mobil listrik merek Ahmadi. Tentu masih sangat sederhana. Anda masih ingat warnanya: hijau.

Namanya juga uji coba. Uji coba generasi pertama pula. Masih banyak kekurangannya.

Saya pun dapat kesempatan mencoba mengemudikannya. Terlalu berspekulasi. Berangkat: dari bengkel Ahmadi di Depok. Tujuan akhir: gedung BPPT di Jalan Thamrin Jakarta.

Saya sudah diberi tahu mungkin saja baterainya tidak cukup untuk menempuh jarak itu. Tapi saya sudah siap kehabisan baterai di tengah jalan. Justru itulah perlunya uji coba beneran.

Sebagai mobil, saya tidak mengalami kesulitan sama sekali mengemudikannya. Tapi saya memang selalu waswas: di mana akan kehabisan baterai. Ternyata di Jalan Sudirman, Jakarta. Tinggal satu atau dua kilometer dari gedung BPPT.

Kalau saja penumpang mobil itu hanya saya dan Kang Dasep pastilah bisa sampai ke tujuan. Tapi hari itu mobil diisi empat orang. Yang dua orang sangat gendut pula.

Sema mahasiswa pun ia sudah menjuarai lomba robot tingkat nasional. Setelah kini usianya 60 tahun, Kang Dasep Ahmadi masih bisa dapat hak paten internasional.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News