Kanwil Bea Cukai Kalbagtim dan BBKHIT Kawal Ekspor Komoditas Unggulan Kaltim
jpnn.com, SAMARINDA - Kinerja ekspor Kalimantan Timur (Kaltim) kembali menunjukkan tren positif.
Tiga perusahaan daerah berhasil menembus pasar internasional dengan nilai ekspor mencapai Rp 5.499.452.042.
Produk yang diekspor kali ini meliputi komoditas unggulan di sektor kehutanan dan perkebunan yang diminati pasar India dan China.
Ekspor ke India dilakukan dua perusahaan, yakni PT Kayu Alam Perkasa Raya dan PT Orimba Alam Kreasi.
PT Kayu Alam Perkasa Raya mengirimkan produk berupa keruing core veneer, keruing face veneer, dan keruing veneer dengan total volume 230,2813 meter kubik dan nilai mencapai Rp 2.096.727.597.
Sementara itu, PT Orimba Alam Kreasi mengekspor kayu veneer sebanyak 167,445 meter kubik atau setara 60 peti dengan nilai ekspor Rp 2.207.665.885.
Adapun pasar China menjadi tujuan ekspor bagi PT Sinar Sawit Sentosa yang mengirimkan produk palm kernel expeller sebanyak 504,67 ton dengan total nilai Rp 1.195.058.560.
Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Kalimantan Bagian Timur (Kalbagtim) dan Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BBKHIT) Kaltim turut mengawal ekspor komoditas unggulan Kalimantan Timur tersebut di PT Pelabuhan Samudera Palaran, Samarinda pada Rabu (22/10).
Kanwil Bea Cukai Kalbagtim dan BBKHIT Kaltim mengawal ekspor komoditas unggulan Kalimantan Timur
- Bea Cukai dan TNI Gagalkan 4,2 Juta Batang Rokok Ilegal di Mantuil
- 30 Ribu Batang Baja Ringan Asal Kendal Melenggang ke Pasar Australia
- Lewat KITE, Bea Cukai Beri Kemudahan Impor Bahan Baku bagi Industri Otomotif
- KPK Periksa James Mondong hingga Benny Tan di Kasus Korupsi Bea Cukai
- Ratu Dewa Siapkan Sanksi Perusahaan Telantarkan Lahan, Warga Kekeringan Disuplai Air Bersih
- Bea Cukai Tanjungpandan Musnahkan 16,5 Liter MMEA & 140.356 Ribu Batang Rokok Ilegal
JPNN.com




