Kapal Nelayan Mati Mesin di Pulau Tidung, Petugas Bergerak Cepat Melakukan Evakuasi
jpnn.com - JAKARTA - Petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu bergerak cepat mengevakuasi kapal nelayan mengalami mati mesin di perairan barat laut Pulau Tidung, Selasa (28/7) sore.
Kasiops Sudin Gulkarmat Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu Gatot Sulaeman menjelaskan bahwa pihaknya mendapatkan informasi bahwa kapal yang membawa dua penumpang wanita yang merupakan pegawai Kantor Kementerian Agama, itu mati mesin pukul 17.00 WIB.
Menurut dia, penumpang kapal itu tengah mengikuti kegiatan di Pulau Pramuka.
Kedua orang tersebut berencana kembali ke Pulau Kelapa menggunakan kapal nelayan.
Namun, saat di perjalanan, kapal mengalami mati mesin sehingga hanyut sampai ke barat laut Pulau Tidung Besar.
Lalu, pukul 17.00 WIB, Gulkarmat Jakut dan Kepulauan Seribu menerima laporan via telepon dari anggota Polsek Seribu Utara.
Selanjutnya, petugas damkar bersama anggota Polsek Kepulauan Seribu Utara langsung melakukan pencarian dan evakuasi.
“Kami mengerahkan Kapal Satria Biru 06 dengan lima personel untuk mengevakuasi korban bersama dengan pihak kepolisian,” kata Gatot di Jakarta, Selasa (28/7).
kapal nelayan mengalami mati mesin di perairan barat laut Pulau Tidung, petugas Gulkarmat gerak cepat melakukan evakuasi.
- Mangrove Jakarta Impact & Digital Edge Gelar Aksi Konservasi di Pulau Tidung
- Ini Ambisi Besar Prabowo Sebelum 2029
- KM Nyong Fati Mati Mesin di Selat Bangka, 6 Penumpang Dievakuasi Tim SAR
- HUT ke-81 RI, Nippon Paint Percantik 4.800 Kapal Nelayan & 200 Gapura Ikonis Serba Merah Putih
- Harga BBM Khusus Kapal Nelayan 30-200 GT Rp15.000 Per Liter
- KM Sumber Rezeki Mati Mesin di Kepulauan Seribu, 26 Penumpang Dievakuasi
JPNN.com




