Kapasitas Fiskal RI Aman, Bank Dunia Puji Kebijakan Subsidi BBM hingga 2026
“Semakin tepat sasaran dukungan, semakin kecil risiko terhadap beban fiskal,” ucapnya.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sebelumnya memastikan bahwa harga BBM bersubsidi tidak akan naik hingga akhir tahun ini.
Ia menyatakan, pemerintah sudah mempersiapkan langkah serta menghitung ketahanan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) jika harga minyak dunia naik, baik menjadi 80 dolar AS per barel maupun 100 dolar AS per barel.
Selain anggaran APBN, Purbaya menyatakan, pemerintah masih memiliki sumber dana lain untuk mengantisipasi tekanan harga minyak dunia, salah satunya adalah dana sisa anggaran lebih (SAL) yang mencapai Rp 420 triliun, termasuk Rp 200 triliun penempatan di perbankan.
Ia mengatakan, pemerintah juga masih memiliki berbagai pos pendapatan yang dapat menjadi bantalan bagi kebutuhan anggaran subsidi, seperti penerimaan negara bukan pajak (PNBP) dari sektor energi dan sumber daya mineral.
“Jadi, (BBM) yang bersubsidi sampai akhir tahun aman. Jadi, masyarakat di luar enggak usah ribut, enggak usah takut, kami sudah hitung,” kata Purbaya dalam Rapat Kerja bersama Komisi XI DPR RI di Jakarta, Senin (6/4).
Dalam laporan East Asia and Pacific Economic Update edisi April 2026 yang dirilis pada Rabu, Bank Dunia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026 sebesar 4,7 persen, turun dari perkiraan sebelumnya 4,8 persen.
Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan proyeksi pertumbuhan kawasan Asia Timur dan Pasifik (EAP) yang hanya 4,2 persen.(antara/jpnn)
Bank Dunia menilai ketahanan fiskal Indonesia tetap terjaga meskipun pemerintah berkomitmen tidak menaikkan harga BBM bersubsidi hingga akhir 2026.
Redaktur & Reporter : Budianto Hutahaean
- Tanggapi Hasto, Abdul Rahman Nilai Sustainabilitas Fiskal Indonesia Aman dan Terkendali
- Temui Investor Global, Menkeu Purbaya Optimistis Aliran Dana Portofolio Masuk RI
- Berbeda dengan Bank Dunia, Waka MPR Eddy Optimistis Pertumbuhan Ekonomi RI di Atas 5%
- Menkeu Purbaya Tantang Bank Dunia Minta Maaf Jika Prediksi Ekonomi RI 4,7 Persen Meleset
- Pertamina Memperkuat Kolaborasi Global Atasi Perubahan Iklim di Forum COP30 Brasil
- Bank Dunia Ramal Ekonomi RI Tak Sampai 5 Persen, Pengamat: Pemerintah Jangan Lengah
JPNN.com




