Bertemu, Kapolri dan Jaksa Agung Berkomitmen Bangun Sinergi ketimbang Bersaing
jpnn.com, JAKARTA - Polri dan Kejaksaan Agung (Kejagung) terus memperkuat sinergitas melalui peningkatan kemitraan dan kolaborasi antara kedua institusi penegak hukum.
Penguatan itu menjadi topik utama dalam kunjungan Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo bersama sejumlah pejabat utama Mabes Polri ke Gedung Utama Kejagung, Senin (13/7).
Dalam kesempatan itu, Jaksa Agung ST Burhanuddin beserta jajaran Kejagung menyambut langsung Jenderal Listyo Sigit.
Kapolri menyampaikan bahwa pembahasan mencakup rencana pertukaran program pendidikan antara Kejaksaan dan Polri. Langkah ini diharapkan dapat menyelaraskan koordinasi, khususnya dalam sistem peradilan pidana yang terintegrasi.
"Tentunya apa yang kita lakukan semua ini tentunya untuk terus memberikan rasa keadilan bagi masyarakat yang membutuhkan pelayanan di bidang hukum,” ujarnya.
Kapolri juga menekankan harapannya agar sinergi dan kolaborasi yang erat mampu memberikan kepastian hukum yang berkeadilan bagi masyarakat
“Yang jelas Kejaksaan dan kepolisian adalah keluarga besar, dan kami akan terus menjaga agar keluarga besar ini terus terjaga soliditas dan sinergitas yang ada. Mungkin itu yang akan terus kami laksanakan bersama dengan Pak Jaksa Agung untuk program-program kita ke depan,” tambahnya.
Senada dengan Kapolri, Jaksa Agung ST Burhanuddin menegaskan pentingnya memperkuat hubungan yang telah lama terbangun. Menurut dia, kualitas hasil penyidikan yang baik akan menentukan ketepatan penuntutan dan pada akhirnya menghasilkan putusan pengadilan yang adil.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Jaksa Agung ST Burhanuddin sepakat memperkuat kolaborasi institusi, termasuk rencana pertukaran pendidikan.
- Koreksi Kejagung, MA Putuskan Kerugian Negara Korupsi Timah Bukan Rp 300 T
- Pakar Dorong Polri Menindak Tegas Penyebar Konten Manipulatif & Provokatif di Medsos
- Mensesneg Tegaskan Belum Ada Surpres Pergantian Kapolri
- Pakar Nilai Ketegasan Jaksa Agung Menentukan Tingkat Kepercayaan Publik
- Eks Penyidik KPK Sebut Kasus Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Harus Diawasi, Ada Apa?
- Temuan 995 Senjata Api di Sekolah Swasta Jaksel, Sahroni: Jangan Sampai Ada Jaringan Besar
JPNN.com




