Bertemu, Kapolri dan Jaksa Agung Berkomitmen Bangun Sinergi ketimbang Bersaing
“Itu adalah kewajiban, keharusan kita bersinergi,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Jaksa Agung juga membantah anggapan bahwa Polri dan Kejaksaan adalah institusi yang rival.
“Teman-teman jangan berpikir kami ini rival, kami ini adalah versus, tidak. Jadi, sejak dulu kami sudah mengenal secara pribadi. Kemudian kami sama-sama, saya jadi Jaksa Agung, beliau jadi Kapolri,” katanya.
Pertemuan tersebut turut dihadiri oleh sejumlah pejabat utama dari kedua lembaga. Dari Mabes Polri tampak hadir Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo, Kabareskrim Polri Komjen Pol. Syahardiantono, Kakortastipidkor Polri Irjen Pol. Totok Suharyanto, serta Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir.
Adapun dari Kejagung, hadir di antaranya Jaksa Agung Muda Pidana Militer Mayjen TNI Ali Ridho, Jaksa Agung Muda Intelijen Reda Manthovani, dan Kepala Badan Pemulihan Aset Kejaksaan RI Kuntadi. (antara/jpnn)
Kamu Sudah Menonton Video Terbaru Berikut ini?
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Jaksa Agung ST Burhanuddin sepakat memperkuat kolaborasi institusi, termasuk rencana pertukaran pendidikan.
Redaktur & Reporter : Fathan Sinaga
- PT TPL Tersangka Korporasi, Pakar: Bukti Kejagung Berani Bongkar Kejahatan Finansial
- Boni Hargens: Polri Pilar Pemerintahan Prabowo-Gibran
- Siapa 4 Pejabat Kejagung Diduga Terima Rp 40 Miliar dari Tan Kian?
- Kejagung Respons Isu Rp 40 Miliar, Sebut Keterangan Saksi Belum Bisa Jadi Dasar
- Prabowo Meradang, Minta Kapolri Ungkap Korporasi Terlibat Karhutla
- Kasus Transfer Pricing PT Toba Pulp Lestari Merugikan Negara Rp 2 Triliun
JPNN.com




