Karawang Jadi Lokasi Percontohan Program Kampung Zakat 2025
jpnn.com, KARAWANG - Kementerian Agama (Kemenag) melalui Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf meresmikan Program Kampung Zakat 2025 di Kabupaten Karawang, Jawa Barat.
Program ini sebagai upaya memperkuat pemberdayaan ekonomi umat dan mendorong mustahik naik kelas menjadi pelaku usaha mandiri.
Peresmian yang berlangsung di Aula Masjid Assyuhada Cikampek itu menetapkan Desa Cikampek Timur dan Desa Tanjungbungin sebagai lokasi program.
Dua desa tersebut dipilih karena dinilai berhasil menjaga stabilitas penghimpunan zakat, mengembangkan UMKM keumatan, serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam program sosial-keagamaan.
Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf, Prof. Dr. H. Waryono Abdul Ghafur, M.Ag, menuturkan bahwa Kampung Zakat dirancang untuk menghasilkan perubahan ekonomi yang berkelanjutan.
“Kemenag ingin memastikan zakat benar-benar mengangkat harkat mustahik. Fokus kami adalah pemberdayaan ekonomi dan transformasi mustahik menjadi muzakki melalui skema usaha produktif,” ujarnya.
Peluncuran program ditandai dengan penyerahan bantuan simbolis berupa modal usaha UMKM senilai Rp10 juta, 25 paket santunan dhuafa, beasiswa mustahik Rp12,5 juta, 15 sertifikat tanah wakaf, serta bantuan mushaf Al-Qur’an.
Seluruh bantuan diarahkan untuk memperkuat pendapatan masyarakat dan mendorong tumbuhnya usaha mikro yang lebih mandiri.
Kemenag meluncurkan Kampung Zakat 2025 di Karawang untuk memperkuat ekonomi umat dan UMKM keumatan.
- GoPay Merchant Hadirkan Solusi Bagi UMKM Untuk Kelola Keuangan Jadi Lebih Mudah
- Kebab Endul Tumbuh Berkelanjutan Lewat Penerapan Zero Waste dan Dukungan LinkUMKM BRI
- Mendag Budi Dorong Mahasiswa Punya Orientasi Ekspor Bisnis Sejak Dini
- UMKM Binaan BRI ‘Kain Indonesia by Shifara’, Hidupkan Nafas Wastra Nusantara Lewat Koleksi Office Wear
- Pertamina Bangun UMKM Pangan Berdaya Saing Lewat Program Pertapreneur Aggregator
- Pertapreneur Aggregator Pertamina, Bangun UMKM Sektor Pangan Berdaya Saing
JPNN.com




