Karhutla Melanda Palangkaraya, Ketua DPR: Ini Bukan Lagi Persoalan Lingkungan
jpnn.com, JAKARTA - Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah memantau kondisi taman nasional maupun kawasan hutan yang dilanda kebakaran atau karhutla. Langkah itu dilakukan demi memastikan keselamatan masyarakat.
Puan menyampaikan hal itu guna menyikapi kasus karhutla di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, yang terus meluas dan hampir mendekati permukiman warga.
“Ini bukan lagi persoalan lingkungan, tetapi sudah menjadi ancaman terhadap keselamatan warga, aset, kesehatan, dan keberlangsungan aktivitas ekonomi setempat,” kata Puan, Senin (10/8).
Kencangnya angin di Palangkaraya, dekat lokasi kebakaran, membuat api cepat menjalar ke lahan gambut. Hingga Jumat (7/8) kemarin, luas lahan terdampak karhutla di Palangkaraya mencapai 162,49 hektare.
Kondisi kemarau dan potensi El Nino kuat diperkirakan meningkatkan risiko kebakaran di Kalteng.
Menurut Puan, kasus di Palangkaraya menunjukkan bahwa karhutla bukan semata persoalan lingkungan.
Terlebih lagi, kata cucu Proklamator RI Soekarno atau Bung Karno itu, ketika api memasuki ruang hidup masyarakat, sehingga persoalan berubah.
Puan pun menekankan pentingnya siaga bencana karhutla bagi masyarakat sekitar kawasan yang terbakar.
Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah memastikan keselamatan masyarakat menyikapi karhutla di Palangkaraya.
- Usut Karhutla Riau, Polisi Tetapkan 49 Orang Tersangka dari 45 Kasus
- Inalum Perkuat Penanganan Karhutla di Kalbar, 60 Relawan Grup MIND ID Diterjunkan
- Ada Indikasi Penebangan Pohon di Hutan Dekat IKN, Siapa Pelakunya?
- Batalkan Demo, 10 Pimpinan Forum PPPK Pilih Serahkan Data kepada Dasco
- Pemprov Jatim Kirim Heli Pengebom Air untuk Padamkan Karhutla di Kawah Ijen
- Apakah Tol Kayuagung-Palembang Terdampak Karhutla?
JPNN.com




