Kasus Penganiayaan ART WNI di Johor: Polisi Tangkap Pasutri, Diduga Ada Korban Lain
jpnn.com, JAKARTA - Aparat kepolisian Johor Bahru, Malaysia, bergerak cepat mengamankan empat orang warga negara Malaysia yang diduga terlibat dalam aksi penganiayaan terhadap seorang Asisten Rumah Tangga (ART) asal Indonesia.
Penangkapan ini dilakukan setelah rekaman video aksi kekerasan tersebut viral di platform Threads dan Facebook.
Dalam narasi yang berkembang di media sosial Threads maupun Facebook, empat orang pelaku diduga merupakan majikan, memukuli seorang ART di Negara Bagian Johor Bahru, Malaysia.
Majikan berjumlah empat orang terdiri atas dua wanita dan dua pria menginterogasi ART serta melakukan pemukulan berulang kali secara bergantian.
Kepolisian Johor dalam konferensi pers di Malaysia, Minggu, menyatakan tengah memeriksa empat orang pelaku pemukulan yang merupakan pasangan suami istri.
Menurut Kepolisian Johor, peristiwa itu terjadi pada Juli 2025 namun videonya baru tersebar dan viral belakangan ini.
Pihak kepolisian menyatakan masih menyelidiki motif pemukulan itu, serta menyampaikan adanya dugaan kekerasan serupa yang kemungkinan dialami dua asisten rumah tangga lain, yang juga berasal dari Indonesia.
Sementara itu berdasarkan informasi yang ANTARA peroleh dari Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Johor Bahru, korban pemukulan yang berada dalam video viral, saat ini berada di kediaman rekannya.
Aparat kepolisian Johor Bahru mengamankan empat orang warga negara Malaysia yang diduga terlibat dalam aksi pemukulan terhadap seorang ART asal Indonesia.
- Berkat Ini, Bea Cukai Aceh Gagalkan Penyelundupan Emas Batangan 2.989 Gram ke Malaysia
- Malaysia Perketat Aturan Impor EV, Pabrikan Mobil China Terancam Kehilangan Pasar
- Mendagri Tito Klarifikasi Isu 2 Desa di Nunukan Kaltara Masuk Malaysia
- Pelajar SMP Islam Amalina Raih Juara Education for Sustainable Development di Malaysia
- BP3MI Ungkap Fakta Baru soal PMI Asal Aceh Korban Pembunuhan di Malaysia
- PMI Asal Aceh dan Bayinya Diduga Dibunuh di Malaysia, Pelaku Seorang Wanita
JPNN.com




