KBRI Phnom Penh Terima 8 Ribu Laporan dari WNI Korban Penipuan Daring
KBRI Phnom Penh memperkirakan jumlah WNI yang membutuhkan bantuan fasilitasi kepulangan masih akan terus bertambah seiring berlanjutnya operasi pemberantasan jaringan penipuan daring oleh Pemerintah Kamboja di berbagai wilayah.
Oleh karena itu, KBRI Phnom Penh mengimbau para WNI yang telah memperoleh persetujuan penghapusan denda overstay dan menerima dokumen perjalanan agar segera membeli tiket ke Indonesia. Langkah tersebut diperlukan untuk memberikan ruang bagi WNI lain yang masih menunggu proses penerbitan dokumen dan penyelesaian administrasi keimigrasian.
Selain itu, KBRI Phnom Penh juga mengimbau para WNI yang telah pulang ke Indonesia agar tidak kembali lagi ke Kamboja dan tergabung dalam jaringan penipuan daring. (ant/dil/jpnn)
KBRI menjelaskan bahwa sebagian besar WNI yang datang melapor mengaku tidak memegang paspor, melebihi masa tinggal (overstay)
Redaktur & Reporter : M. Adil Syarif
- WNI Terlibat Judol di Hayam Wuruk Pernah Bekerja di Kamboja
- Pulang dari Kamboja, 15 Pekerja Migran Sumsel Disuntik Modal Usaha oleh Gubernur
- 14 Pekerja Migran Asal Palembang Dijadwalkan Pulang dari Kamboja Hari Ini
- Wanita Asal Siak yang Dibawa Pacar ke Kamboja Meninggal Dunia
- Warga Siak Kritis di Kamboja, Polda Riau Koordinasi dengan KBRI
- Wanita Asal Siak Dibawa Pacar ke Kamboja, Kondisinya Memprihatinkan
JPNN.com




