KDM Usul 70 Persen Pajak Tambang Kembali ke Desa, Ini Alasannya
jpnn.com, KOTA BOGOR - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengusulkan skema pengembalian 70 persen pajak aktivitas pertambangan langsung kepada desa tempat tambang beroperasi. Tujuannya untuk memulihkan dampak lingkungan dan infrastruktur lokal.
Dedi diwawancarai seusai kunjungan di Situs Batutulis, Kota Bogor, Kamis, mengatakan skema tersebut diperlukan untuk menciptakan keadilan bagi masyarakat yang selama ini terdampak langsung aktivitas pertambangan.
“Rencana di saya pajak tambang itu harus 70 persen itu kembali ke desa di mana tambang itu dilakukan. Jadi saya ingin membangun yang berkeadilan,” kata Dedi.
Menurut dia, kebijakan pertambangan tidak hanya membahas pembangunan jalan khusus angkutan tambang, tetapi juga harus memikirkan masa depan masyarakat di wilayah tambang.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat saat ini tengah mengkaji keberlangsungan aktivitas tambang di Bogor, termasuk luas area tambang yang masih dapat beroperasi dan dampak lingkungan yang ditimbulkan.
“Kita lihat dulu apakah tambangnya masih akan ada keberlangsungan atau tidak,” ujarnya.
Dedi menjelaskan, setelah aktivitas tambang berakhir pemerintah juga harus menyiapkan arah pembangunan dan sumber penghidupan baru bagi masyarakat sekitar.
“Setelah tambang itu apa yang akan dilakukan untuk kehidupan masyarakatnya? Ini yang lagi kita rumuskan sehingga menjadi tepat,” kata Dedi.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengusulkan skema pengembalian 70 persen pajak aktivitas pertambangan langsung kepada desa tempat tambang beroperasi.
- Mineral Strategis Indonesia Menjadi Mesin Pendongkrak Daya Saing Industri
- Buntut Chaos PCMB, Dedi Mulyadi Berhentikan Pejabat Disdik Jabar
- Didemo Orang Tua Siswa, Dedi Mulyadi Klaim PCMB Jabar Berhasil
- Ini Jagoan Dedi Mulyadi di Piala Dunia 2026, tak Sejalan dengan Wakilnya
- Lubang Bekas Tambang Menelan Korban Jiwa Lagi, Yulian Gunhar: Ini Bukan Kejadian Biasa
- Grup MIND ID Seimbangkan Aktivitas Tambang dengan Upaya Pelestarian Lingkungan
JPNN.com




