Keanehan yang Terjadi Sebelum Penculikan Kacab Bank
jpnn.com, JAKARTA - Keanehan yang terjadi sekitar satu minggu sebelum penculikan yang dialami kacab bank Ilham Pradipta (37), yaitu pada Rabu (20/8).
Boyamin Saiman selaku kuasa hukum korban mengatakan keanehan pertama korban mulai memarkirkan mobilnya 300-400 meter dari rumahnya.
"Korban itu nampak tidak nyaman seminggu sebelumnya (sebelum hari penculikan, red). Parkir mobil di luar kompleks, enggak pernah itu (sebelumnya). Jadi, dikatakan Satpam, (korban) jalan kaki sekitar 300-400 meter (menuju rumahnya) di Tangerang Selatan," kata Boyamin kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Rabu.
Boyamin mengatakan perubahan perilaku korban tidak diketahui istrinya, lantaran dia tidak diberitahu.
"Dipendam sendiri, tapi bahwa gelagat itu akhirnya diketahui. Justru istrinya tahu bahwa dia markir (mobil) itu (jauh dari rumah) ya setelah kejadian, diberitahu Satpam. Karena istrinya juga tidak terlalu sadar posisi mobil, karena (MIP) pulangnya malam," kata dia.
"Bahwa dia bawa mobil atau enggak itu enggak engeh gitu. Terus pagi-pagi sudah berangkat," sambung Boyamin.
Kemudian, kata Boyamin, ada orang yang dipergoki menguntit rumah masa kecil korban (sesuai KTP) di daerah Bogor. Padahal, korban sudah tinggal di wilayah Tangerang Selatan.
"Terus juga ada orang mendatangi kantor cabang, Cempaka Putih (tempat korban bekerja), hendak mengurus ATM, tetapi enggak membawa KTP. Rekening ditanya, enggak punya, tetapi ujung-ujungnya meminta untuk bertemu pimpinan. Berarti mau bertemu pimpinan, kan, tetapi kemudian tidak berhasil," kata Boyamin.
Ini beberapa keanehan yang terjadi sebelum penculikan yang dialami kacab bank Ilham Pradipta.
- Kronologi Kepala KUA di OKU Selatan Tewas Ditusuk, Berawal dari Masalah Parkir
- Potongan Tubuh Korban Pembunuhan-Mutilasi Belum Ditemukan
- Kasus Kematian Satpam di Waduk Jatiluhur Masih Didalami, Pelaku Diduga Lebih Dari Satu
- Ini Tampang Pembunuh Lansia di Pasuruan, Ternyata Masih Kerabat Korban
- Motif Pembunuhan Marbot Masjid di Purwakarta, Polisi: Pelaku Sakit Hati Sering Diejek
- Marbot Masjid di Purwakarta Tewas Ditikam saat Hendak Azan, Begini Kronologinya
JPNN.com




