Kecam Rencana Israel Mencaplok Tepi Barat, Menlu Jerman: Hukum Internasional Itu Mutlak
jpnn.com - MOSKOW - Rencana Israel mencaplok Tepi Barat terus menuai kecaman.
Menteri Luar Negeri Jerman Johann Wadephul, mengecam upaya Israel mencaplok wilayah Palestina di Tepi Barat.
Dia menilai hal itu sebagai tindakan yang tidak dapat diterima.
"Hukum internasional itu mutlak. Setiap aneksasi de facto secara sepihak tidak diizinkan. Khususnya, segala bentuk kekerasan oleh pemukim tidak dapat diterima," kata Wadephul dalam konferensi pers bersama Menlu Slovenia Tone Kajzer di Berlin, Jumat (10/7).
Adapun Jerman juga mendesak Israel mengatasi masalah kekerasan oleh pemukim.
Jika tidak dilakukan, maka Uni Eropa akan memberlakukan sanksi lebih lanjut terhadap pemukim Israel yang melakukan kekerasan.
"Status lahan di Tepi Barat harus ditentukan melalui pembicaraan antara Palestina dan Israe," kata Wadephul.
Setelah perdebatan selama berbulan-bulan, Uni Eropa menyepakati pada Mei lalu memberikan sanksi terhadap tiga pemukim ekstremis Israel dan empat organisasi yang mendukung mereka, atas dugaan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) secara serius dan sistematis terhadap Palestina.
Menteri Luar Negeri Jerman Johann Wadephul, mengecam upaya Israel mencaplok wilayah Palestina di Tepi Barat.
- Iran Berjanji Mendukung Apa Pun Keputusan Palestina
- Presiden Pro-Palestina Lengser, Kolombia Segera Pulihkan Hubungan dengan Israel
- CISFED Minta Pemerintah Perketat Pengawasan Dugaan Masuknya Zionisme ke Indonesia
- Jurgen Klopp Tak Ingin Jerman Meniru Spanyol, Apa Maksudnya?
- Yusril Sebut Buronan Interpol Abdul Karim Bukan Ulama Palestina
- Ranking FIFA: Spanyol Gusur Argentina, Jerman Terlempar
JPNN.com




