Kejagung Ungkap Fakta Mengejutkan di Balik Tas Mewah Sandra Dewi
jpnn.com, JAKARTA - Penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) Max Jefferson Mokola mengungkapkan tidak ditemukan bukti perjanjian endorsement atau kerja sama iklan terkait 88 tas mewah milik selebritas Sandra Dewi yang disita penyidik.
Hal ini bertolak belakang dengan keterangan Sandra dalam sidang, yang mengaku sebagian besar barangnya diperoleh dari hasil kerja sama iklan.
"Khusus yang disita ini, itu tidak ada perjanjiannya," kata Max saat diperiksa sebagai saksi dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jumat (24/10).
Dia menambahkan, ketiadaan dokumen itu juga berlaku untuk sejumlah perhiasan yang turut disita, di mana tidak ditemukan bukti pembelian resmi atas barang-barang tersebut.
Max menilai klaim Sandra Dewi bahwa tas dan perhiasannya berasal dari hasil endorsement merupakan anomali. Sebab, berdasarkan hasil penyidikan, beberapa pihak yang disebut sebagai pemberi endorsement tidak mampu menunjukkan bukti transaksi atau kerja sama, bahkan ada yang tidak hadir dalam pemeriksaan.
Lebih lanjut, Max menjelaskan, penyidik menemukan bahwa pihak yang disebut memberi endorsement justru merupakan perantara yang membeli barang dari reseller.
“Kalau barang di-endorse lalu menjadi milik Bu Sandra, pihak itu malah rugi karena ia yang membayar ke reseller tanpa mendapat keuntungan,” ujarnya.
Selain itu, penyidik juga menemukan adanya aliran dana dari rekening Ratih dan Harvey Moeis ke rekening Sandra Dewi, yang kemudian digunakan untuk membeli tas-tas mewah tersebut.
Penyidik Kejagung mengungkap fakta mengejutkan di balik 88 tas mewah Sandra Dewi.
- Menurut Yusril, Presiden Prabowo Pantau Kasus Korupsi di Imigrasi Layaknya BGN
- Pengacara PT PMM Datangi Gedung Bundar, Minta Kepastian 15 Kontainer yang Ditahan
- Ketum Logis 08 Desak Kejagung Tuntut Hukuman Mati Buat Eks Pimpinan BGN Terkait Kasus Korupsi MBG
- Dadan Cs Ditahan Kejagung, Ketua Banggar Singgung Fokus BGN Seharusnya ke MBG
- Demi Anggaran Negara, Pakar Dukung Kejagung Usut Tuntas BGN Hingga ke Daerah
- Begini Kejahatan Dadan Cs Menunjuk SPPG Program MBG, Oalah
JPNN.com




