Kejuaraan Dunia 2026: Indonesia Kembali Gagal ke Final, Alarm Menjelang Asian Games
jpnn.com - Indonesia harus mengakhiri perjalanan di Kejuaraan Dunia 2026 tanpa wakil di partai puncak.
Harapan terakhir Merah Putih berada di pundak Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah. Namun, langkah ganda campuran ranking 15 dunia tersebut terhenti di semifinal.
Meski gagal mengamankan tiket final, Amri/Nita tetap membawa pulang medali perunggu.
Pencapaian itu menjadi kabar positif karena nomor ganda campuran Indonesia kembali naik podium Kejuaraan Dunia setelah terakhir melakukannya pada 2017 melalui pasangan legendaris Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir.
Yang menjadi perhatian justru catatan Indonesia secara keseluruhan. Untuk kali kedua secara beruntun, tidak ada wakil Merah Putih yang mampu mencapai final Kejuaraan Dunia.
Catatan tersebut terakhir kali terjadi pada 2010 dan 2011. Artinya, Indonesia kembali menghadapi situasi serupa setelah 15 tahun silam.
Alarm untuk PBSI
Kondisi tersebut menjadi pekerjaan rumah bagi PBSI. Performa Indonesia di sejumlah turnamen besar memang sempat tertolong oleh Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, termasuk ketika meraih gelar di China Open dan Japan Open.
Namun, di panggung Kejuaraan Dunia, Indonesia kembali gagal mengirimkan wakil ke partai perebutan gelar.
Indonesia harus mengakhiri perjalanan di Kejuaraan Dunia BWF 2026 tanpa wakil di partai puncak.
- Raih Perak Asian Games 2026, Amri/Nita Siap Menantang Dominasi Ganda Campuran Dunia
- Asian Games 2026: Amri/Nita Gagal Akhiri Dahaga Emas Ganda Campuran Indonesia
- Amri/Nita ke Final Asian Games 2026, Sejarah yang Hilang 12 Tahun Kembali Tercipta
- Kejutan! Amri/Nita Tembus Final Bulu Tangkis Asian Games 2026
- Jadwal Final Kejuaraan Dunia BWF 2026: Prancis Luar Biasa
- 2 Kali Kejang, Wang Zhi Yi Tembus 8 Besar Kejuaraan Dunia BWF 2026
JPNN.com




