KEK Tembakau Madura Jadi Strategi Baru Industrialisasi Ekonomi Rakyat

KEK Tembakau Madura Jadi Strategi Baru Industrialisasi Ekonomi Rakyat
KEK Tembakau Madura diharapkan menjadi motor industrialisasi rakyat dan penggerak ekonomi lokal. Foto: Kamura

“KEK Tembakau adalah solusi tata kelola modern yang memadukan hilirisasi, riset pascapanen, teknologi ramah lingkungan, dan inkubasi UMKM. Melalui KEK, industri rokok lokal bisa naik kelas dan memperkuat branding Madura sebagai Pusat Tembakau Bermartabat,” tambahnya.

Sementara itu, Rektor Universitas Madura, Dr. Drs. H. Gazali, M.M., menilai potensi ekonomi Madura sangat besar jika dikelola secara berkelanjutan.

“Tembakau menyumbang signifikan terhadap pendapatan negara. Dari Madura saja, penerimaan cukai naik hampir 50 persen, dari Rp700 miliar menjadi Rp1,3 triliun. Dana yang berputar dari industri rokok bahkan lebih besar daripada Pendapatan Asli Daerah," jelasnya.

Gazali menggambarkan tembakau sebagai “daun emas” bagi masyarakat Madura.

“Kalau musim tembakau tiba, pasar ramai—itulah lebaraannya petani. Maka, gagasan KAMURA untuk mendorong KEK Tembakau sangat relevan karena berpijak pada kekuatan lokal yang nyata,” tegasnya.

Ketua Tim Penyusunan Naskah Akademik KEK Tembakau Madura, Subairi Muzakki, menambahkan bahwa program ini bukan sekadar proyek ekonomi, tetapi gerakan sosial berbasis riset dan partisipasi masyarakat.

“Bagi orang Madura, tembakau bukan sekadar komoditas, melainkan cara hidup. Dari tembakau, mereka bisa sekolah, menikah, dan membangun masa depan. KEK Tembakau adalah upaya menginstitusionalisasi ekonomi rakyat agar berdaulat di tanah sendiri,” tuturnya. (jlo/jpnn)

KEK Tembakau Madura diharapkan menjadi motor industrialisasi rakyat dan penggerak ekonomi lokal.


Redaktur & Reporter : Djainab Natalia Saroh

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News