Kelompok DPD RI di MPR Dorong Perbaikan Tata Kelola PTN dan PTS Sebagai Lokomotif Kemajuan Bangsa
jpnn.com, JAKARTA - Ketua Kelompok DPD RI di MPR RI Dr. Dedi Iskandar Batubara mendorong perbaikan tata kelola perguruan tinggi negeri (PTN) dan perguruan tinggi swasta (PTS) di Indonesia sebagai lokomotif kemajuan bangsa.
Namun, kata Senator Dedi, untuk mewujudkannya menghadapi tantangan tersendiri bagi pemerintah karena banyaknya persoalan yang terkait dengan orientasi dan tata kelola.
Hal tersebut disampaikan Senator Dedi Iskandar saat sambutan pembukaan Diskusi Publik bertema Peran Strategis Perguruan Tinggi Sebagai Lokomotif Kemajuan Menuju Indonesia Emas 2045" di Hoten Santika, Bintaro, Tangerang Selatan, Banten, Senin (25/5/2026).
Pada kesempatan itu, Senator Dedi juga menyoroti persoalan masih banyaknya lulusan perguruan tinggi yang menganggur karena tidak mendapatkan lapangan kerja.
Senator dar Sumatera Utara ini menjelaskan berdasarkan data statistik BPS tingkat pengangguran per Februari 2025 mencapai 7,28 juta orang dengan tingkat pengangguran terbuka 4,76%.
Jumlah pengangguran ini meningkat menjadi 83.000 orang dibandingkan tahun 2024.
Menurut Senator Dedi, kalau dilihat berdasarkan jenjang pendidikan, lulusan sekolah menengah dan perguruan tinggi menempati peringkat teratas dalam jumlah pengangguran.
"Ini menunjukkan bahwa populasi angkatan kerja muda banyak yang tidak terserap melalui lapangan kerja yang tersedia." Ujar Senator Dedi.
Senator Dedi mendorong perbaikan tata kelola perguruan tinggi negeri (PTN) dan perguruan tinggi swasta (PTS) di Indonesia sebagai lokomotif kemajuan bangsa.
- Ketua DPD RI Sultan Sebut KDMP Sebagai Ikon Pembangunan Ekonomi Kerakyatan
- Senator Filep Wamafma Desak Kemenkes Percepat Pengadaan Reagen Deteksi HIV pada Bayi
- Indonesia Darurat Korupsi, Senator Filep Desak RUU Perampasan Aset Segera Disahkan
- Bagaimana Peran Pemuda Wujudkan Culture of Peace? Begini Pandangan Senator Lia Istifhama
- 3 Anggota Polri Gugur Saat Operasi Bandar Narkoba, Ketua DPD RI Sultan Sampaikan Duka Cita Mendalam
- Kemdiktisaintek Telusuri Penyebab Mundurnya 60 Ribu Camaba dari PTN Terpilih
JPNN.com




