JPNN.com

Kemarin ke DWP Sob? Dicariin Polda Metro nih...Rusuh sih

Senin, 14 Desember 2015 – 15:51 WIB
Kemarin ke DWP Sob? Dicariin Polda Metro nih...Rusuh sih - JPNN.com
Ilustrasi. Foto : dok jpnn

JAKARTA - Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Polisi Mohammad Iqbal menduga pelaku penerobosan di jalan Tol Ancol Timur pada Minggu (13/12) pukul 04.00 WIB adalah para pengunjung event musik elektronik, Djakarta Warehouse Project (DWP). Pasalnya, insiden nahas tersebut terjadi bertepatan dengan usainya acara yang berlokasi di Kemayoran, Jakarta Pusat tersebut.

"Kami duga, itu para pengunjung yang bubaran acara DWP. Karena arah datangnya berasal dari Kemayoran, Jakarta Pusat," katanya di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (14/12)

Entah terburu-buru atau dibawah pengaruh alkohol, para party goers itu nekat menerobos pintu Tol Ancol Timur. Bahkan mereka sempat menganiaya seorang penjaga tol hingga luka-luka.

Sebelumnya diberitakan sebanyak 500 kendaraan roda dua memaksa masuk Tol Wiyoto Wiyono melalui pintu Tol Ancol Timur pada Minggu (13/12) pukul 04.00 WIB. Petugas penjaga tol lantas menghadang tapi rombongan malah menggebukinya.

Oleh karenanya, patroli Polisi Jalan Raya (PJR) yang melihat kejadian langsung mengejar para pengendara nekat tersebut. Bahkan, salah seorang anggota PJR sampai mengeluarkan tembakan peringatan yang mengenai pengemudi ojek yang berada di sekitar tempat kejadian perkara (TKP).

Sementara itu, Organisasi Masyarakat (Ormas) dari Gerakan Pemuda Islam (GPI), sempat melakukan aksi unjuk rasa di JIXPO Kemayoran, Jakarta Pusat untuk membatalkan acara DWP tersebut. Karena menurut Koordinator Lapangan (Korlap) aksi Mohammad Sifrans Souwakil, acara tersebut disinyalir melanggar norma agama islam karena identik dengan narkoba dan minuman keras.

"Bubarkan dan tutup acara Djakarta Warehouse Project (DWP) 2015, yang telah melanggar norma agama dan moral bangsa serta budaya Indonesia," kata Sifrans menggugat acara pesta yang diisi para Disk Jockey se-Indonesia itu. (Mg4/jpnn)

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...
adil