Jumat, 24 Mei 2019 – 01:52 WIB

Kemdiknas Evaluasi Pembangunan Pendidikan

Jumat, 11 Maret 2011 – 17:02 WIB
Kemdiknas Evaluasi Pembangunan Pendidikan - JPNN.COM

JAKARTA - Guna mendorong percepatan layanan pendidikan, Kementerian Pendidikan Nasional (Kemdiknas) kembali menyelenggarakan Rembuk Nasional Pendidikan (RNP) 2011. Kegiatan tahunan para pemangku kepentingan pendidikan ini akan berlangsung mulai 15 - 18 Maret 2011, di Pusat Pengembangan Tenaga Kependidikan  Kemdiknas, Bojongsari, Depok, Jawa Barat. Sekretaris Jenderal Kemdiknas Dodi Nandika menyampaikan, Menteri Pendidikan Nasional Mohammad Nuh direncanakan membuka acara pada Rabu, 16 Maret 2011.

RNP 2011 yang mengusung tema "Meningkatkan Efisiensi dan Efektivitas Pelaksanaan Misi 5 K Kemdiknas" tersebut, menuntut seluruh kementerian/lembaga dan pemerintah daerah membagi perannya untuk membuat Misi 5 K agar berjalan efektif dan efisien. "Secara lebih komprehensif, maksud dari pertemuan ini sebagai langkah konkrit kita semua dan juga pemda karena pemda pemegang otonomi pendidikan. Kita akan dan harus memacu akses dan mutu pendidikan nasional," terang Dodi di Gedung Kemdiknas, Jakarta, Jumat (11/3).

Menurutnya,  fokus program Kemdiknas disamping pendidikan karakter bangsa, juga mengenai reformasi di kementerian. Tata kelola organisasi, kata dia, diharapkan lebih transparan, lebih anti korupsi, lebih bersih, dan lebih akuntable. "Ada basis yang kuat tentang bagaimana tata kelola pendidikan itu dibenahi," ujarnya.

Adapun Dodi menyebutkan beberapa tujuan diselenggarakannya RNP 2011. Antara lain,  melakukan evaluasi capaian kinerja pembangunan pendidikan tahun 2010, sosialisasi dan pemantapan pelaksanaan kebijakan, program, kegiatan, dan anggaran pembangunan pendidikan tahun 2011, tersusunnya kebijakan tahunan Kemdiknas 2012, dan yang terakhir adalah untuk penyiapan bahan musyawarah rencana pembangunan nasional yang akan diselenggarakan April 2012.

Dikatakan, pada awal Maret 2011 Kemdiknas telah menyerahkan laporan keuangan tahun 2010 kepada BPK RI dengan tepat waktu. Selain itu, telah diserahkan juga laporan akuntabilitas pemerintah kepada Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. "Kami juga telah menjalankan kebijakan program 2011 karena DIPA sudah disahkan," katanya.

Sebanyak 791 peserta yang diagendakan hadir berasal dari unsur Kemdiknas, UKM-P3, kepala dinas pendidikan provinsi dan kabupaten/kota seluruh Indonesia, rektor/direktur politeknik PTN dan koordinator perguruan tinggi swasta (Kopertis), kepala Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP), para kepala lembaga pengembangan dan pemberdayaan kepala sekolah (LPPKS), para kepala pusat pengembangan dan pemberdayaan pendidikan dan tenaga kependidikan (P4TK), Dewan Pendidikan Tinggi, Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP), Badan Akreditasi Pendidikan (BAN) serta sejumlah lembaga tingkat regional.

Sekadar diketahui, dijadwalkan sebagai pembicara tamu Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa akan menyampaikan materi tentang pengembangan sumber daya manusia (SDM) dalam Menyongsong Pembangunan Ekonomi Tahun 2025, Ketua BPK Hadi Purnomo tentang strategi laporan keuangan menuju Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), dan Bupati Gorontalo menyampaikan tentang success story perluasan dan peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Gorontalo. (cha/jpnn)
SHARES
Sponsored Content
loading...
loading...
Komentar