Kemdiktisaintek Dorong Konsorsium PTN untuk Pemulihan Pascabencana Sumatra 2025
jpnn.com, JAKARTA - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) bersama Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI) membentuk Konsorsium PTN untuk penanganan pascabencana Sumatra 2025.
Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek, Fauzan Adziman menegaskan pembentukan konsorsium menjadi kebutuhan mendesak agar kontribusi perguruan tinggi tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan terintegrasi, dan berdampak nyata.
“Bencana yang terjadi di Sumatera tidak bisa ditangani secara parsial. Kami butuh konsorsium agar kepakaran, riset, dan sumber daya perguruan tinggi bisa digerakkan secara terkoordinasi dan tepat sasaran,” ujarnya, Sabtu (17/1).
Pemerintah tengah menyiapkan kerangka pemulihan dan rekonstruksi nasional melalui pembentukan satuan kerja khusus sesuai keputusan presiden, dengan kebutuhan anggaran diperkirakan mencapai Rp 60 triliun, yang akan dialokasikan berbasis rencana aksi dan penguatan ekosistem akademik nasional.
Oleh karena itu, pemetaan wilayah kritis, pengorganisasian kepakaran dan penguatan basis data ahli kebencanaan dari perguruan tinggi menjadi krusial.
“Saat ini sudah terdata puluhan pakar kebencanaan lintas kampus yang siap turun langsung, dan konsorsium ini akan membantu kami mendelegasikannya,” tegas Dirjen Fauzan.
Salah satu program yang diperkenalkan oleh Dirjen Fauzan adalah program “Mahasiswa Berdampak” yang mengintegrasikan kegiatan KKN dengan pendanaan proposal mahasiswa agar terlibat langsung dalam proses pemulihan di daerah terdampak, dengan total anggaran mencapai Rp 18 miliar hingga Ro 20 miliar pada 150 proposal, dengan pendanaan maksimal Rp 120 juta/proposal.
Dirjen Fauzan juga menekankan pentingnya komunikasi publik yang efektif, termasuk melalui media nasional dan konten edukasi, agar pemulihan dapat dipahami dan didukung oleh masyarakat luas.
Kemdiktisaintek mendorong Konsorsium PTN untuk membantu pemulihan pascabencana Sumatra 2025.
- Mendiktisaintek Luncurkan 24 Program Pendidikan Dokter Spesialis di PTMA
- Kontrak Kerja Dosen PPPK Diperpanjang Lagi, Alih Status PNS Batal?
- Kekurangan Dana, Proyek Jembatan Muara Lawai Terhambat
- BRI Insurance Salurkan Bantuan Pascabencana ke Aceh dan Medan
- Bank bjb dan UI Perkuat Kolaborasi Dukung Transformasi Layanan Pendidikan
- Mendagri Tito Ungkap Banyak Pasar hingga Warung Sulit Bangkit Pascabencana Sumatera
JPNN.com




