Kemdiktisaintek Luncurkan Program Aksara Mahasiswa 2026, Ada Dua Skema

Kemdiktisaintek Luncurkan Program Aksara Mahasiswa 2026, Ada Dua Skema
Direktur Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) Kemdiktisaintek I Ketut Adnyana menjelaskan bahwa Program Aksara Mahasiswa dirancang sebagai ruang pembelajaran yang mempertemukan ilmu pengetahuan dengan kebutuhan nyata masyarakat. Foto Humas Kemdiktisaintek

Pada 2025, Program Pemberdayaan Masyarakat oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (PM-BEM) berhasil menjaring 957 usulan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 263 usulan dari 199 perguruan tinggi ditetapkan sebagai penerima pendanaan.

Keterlibatan mahasiswa dalam pemberdayaan masyarakat juga dilanjutkan melalui program pemulihan masyarakat terdampak bencana pada awal 2026. Program tersebut melibatkan lebih dari 10 ribu mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Pada 2026, Program Aksara Mahasiswa dilaksanakan melalui dua skema utama, yaitu Aksara Peduli dan Aksara Sirkular.

Skema Aksara Peduli diarahkan untuk menjawab berbagai tantangan pada bidang prioritas, antara lain pangan, energi, kesehatan, ekonomi kreatif, ekonomi hijau, dan ekonomi biru, serta kebutuhan lain yang relevan dengan kondisi wilayah sasaran.

Sementara itu, Aksara Sirkular berfokus pada pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan sampah sejak dari sumbernya. Kegiatan dalam skema ini meliputi edukasi, pemilahan sampah, penerapan teknologi, penguatan Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, dan Recycle (TPS 3R) dan/atau bank sampah, penguatan kelembagaan, serta pengembangan ekonomi sirkular.

Kedua skema tersebut akan dilaksanakan selama enam bulan dengan mendorong pemanfaatan teknologi dan inovasi secara langsung untuk menjawab kebutuhan masyarakat sasaran.

Direktur Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) Kemdiktisaintek I Ketut Adnyana menjelaskan bahwa Program Aksara Mahasiswa dirancang sebagai ruang pembelajaran yang mempertemukan ilmu pengetahuan dengan kebutuhan nyata masyarakat.

Program ini dilaksanakan oleh organisasi kemahasiswaan dengan pendampingan dosen serta melibatkan pemerintah dan masyarakat sebagai mitra. Kolaborasi dilakukan sejak tahap identifikasi masalah, perancangan solusi, dan pelaksanaan kegiatan hingga evaluasi serta penyusunan rencana keberlanjutan program.

Kemdiktisaintek meluncurkan Program Aksara Mahasiswa 2026, ada dua skema yang disiapkan

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News