Kemdiktisaintek Sebut Istilah Rekayasa dan Teknik Ada dalam Nomenklatur Program Studi
jpnn.com, JAKARTA - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) memberikan penjelasan mengenai penggunaan istilah Rekayasa dalam nomenklatur program studi perguruan tinggi, Ini agar masyarakat memperoleh informasi yang utuh dan tidak terjadi kesalahpahaman.
Penggunaan istilah Rekayasa pada sejumlah program studi merupakan padanan resmi dari istilah Engineering dalam bahasa Indonesia, sebagaimana tercantum dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).
Dalam KBBI, rekayasa dimaknai sebagai penerapan kaidah ilmu dalam perancangan, pembangunan, dan pengoperasian sistem, teknologi, maupun konstruksi secara efektif dan efisien.
"Penggunaan istilah Rekayasa bukan merupakan istilah baru, melainkan bagian dari pengembangan dan pembakuan terminologi keilmuan dalam bahasa Indonesia," kata Mendiktsaintek Brian Yuliarto, Minggu (17/5/2026).
Namun demikian, perlu ditegaskan bahwa penggunaan istilah Rekayasa tidak dimaksudkan untuk menggantikan istilah Teknik yang selama ini telah digunakan secara luas dan memiliki sejarah, reputasi, serta pengakuan yang kuat dalam pendidikan tinggi Indonesia.
Program studi seperti Teknik Sipil, Teknik Mesin, Teknik Elektro, Teknik Industri, dan nomenklatur teknik lainnya tetap menjadi bagian penting dan sepenuhnya diakui dalam rumpun keilmuan Engineering.
Tidak perlu dilakukan perubahan terhadap nama nama Program stdui Teknik yang saat ini telah ada. Tidak terdapat kebijakan yang mewajibkan perguruan tinggi mengubah nomenklatur “Teknik” menjadi “Rekayasa”.
Kebijakan nomenklatur program studi saat ini memberikan ruang bagi perguruan tinggi untuk memilih nomenklatur yang paling sesuai dengan karakter keilmuan, pendekatan kurikulum, perkembangan disiplin ilmu, maupun kebutuhan pengembangan akademik masing-masing.
Kemdiktisaintek sebut istilah rekayasa dan teknik tetap ada dalam nomenklatur program studi
- Kemdiktisaintek Meluncurkan Program BSI Talenta KIP Kuliah
- Mendiktisaintek Ungkap Motif WNI Terlibat Riset Palsu di Forum Internasional, Hmm...
- Kemdiktisaintek Pastikan Pemeriksaan Dugaan Kekerasan Seksual di UI Tetap Berjalan
- 122 Tim Riset Dapat Pendanaan Bestari Saintek & Semesta 2026, Mendiktisaintek Berpesan Begini
- Kemdiktisaintek Luncurkan Program Penguatan Perguruan Tinggi Swasta 2026
- Memperluas Akses Kerja ke Luar Negeri, Kemdiktisaintek Mengoptimalkan CDC Perguruan Tinggi
JPNN.com




