Sabtu, 18 Agustus 2018 – 00:09 WIB

Kemendikbud Gelar Gala Siswa, Dukung Pendidikan Karakter

Kamis, 31 Mei 2018 – 21:33 WIB
Kemendikbud Gelar Gala Siswa, Dukung Pendidikan Karakter - JPNN.COM

Mendikbud Muhadjir Effendy. Foto: Jawa Pos Group/dok.JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Sebanyak 10.761 sekolah mengikuti Gala Siswa Indonesia (GSI) tingkat SMP. Kegiatan sepakbola ini diselenggarakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) bekerja sama dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).

Kemendikbud juga bekerja sama dengan pemerintah Jerman melalui Deutsche Gesellschaft fur Internationale Zusammenarbeit (ZIS) dalam kegiatan sepak bola untuk pembinaan karakter di Indonesia, yang merupakan program pelatihan guru olahraga. Kerja sama itu bertujuan meningkatkan kapasitas dan kompetensi siswa melalui sepakbola untuk mendukung pendidikan karakter.

Mendikbud Muhadjir Effendy mengatakan sepak bola merupakan bagian dari Program Pendidikan Karakter (PPK) siswa SMP di Tanah Air.

“Melalui sepak bola, anak-anak belajar sportivitas dan kejujuran. Makanya melalui GSI, tidak hanya mencari bibit unggul pemain sepak bola tetapi juga penanaman pendidikan karakter," ujar Menteri Muhadjir di Jakarta, Kamis (31/5).

Muhadjir menambahkan, GSI merupakan wujud dari Nawacita Jokowi-JK dalam menerapkan PPK melalui sepak bola yang dilangsungkan berjenjang melalui tingkat kecamatan, kabupaten/kota, provinsi, nasional, dan internasional.

GSI diikuti 10.761 sekolah dengan jumlah siswa per tim sebanyak 18 orang. Pertandingan GSI telah berlangsung di tingkat kabupaten/kota dan provinsi hingga tanggal 14 Mei dan akan mulai digelar kembali di beberapa daerah pada 30 Juni.

Jumlah pertandingan GSI tingkat kabupaten sebanyak 4.151 pertandingan dengan rincian tingkat kecamatan sebanyak 3.718 pertandingan dan tingkat kabupaten/kota sebanyak 433 pertandingan.

Sementara itu, Plt Ketua Umum PSSI Joko Driyono menyambut baik gelaran GSI tersebut. Dia berkeyakinan jika pembinaan pemain sepak bola akan lebih terstruktur dan tersistem dalam pembinaannya jika dimulai dari sekolah. (esy/jpnn)

 

SHARES
Sponsored Content
loading...
loading...
Komentar