JPNN.com

Kemendikbud Klaim UNBK SMK Lancar

Kamis, 19 Maret 2020 – 10:05 WIB
Kemendikbud Klaim UNBK SMK Lancar - JPNN.com
ILUSTRASI. UNBK di Kepulauan Seribu. Foto: M Adil/JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengklaim pelaksanaan Ujian Nasional (UN), baik Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) maupun Ujian Nasional Kertas Pensil (UNKP) pada jenjang Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) 2019/2020 di beberapa provinsi berjalan lancar dengan memerhatikan protokol kesehatan.

“Pelaksanaan ujian nasional di beberapa daerah sampai saat ini, kami melihat berjalan baik dan pelaksana di daerah pun menerapkan protokol kesehatan,” kata Plt Kepala Biro Kerja Sama dan Humas Kemendikbud Ade Erlangga Masdiana, Kamis (19/3).

Protokol kesehatan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Mendikbud Nomor 3 Tahun 2020 tentang tentang Pencegahan Coronavirus Disease (Covid-19) pada satuan pendidikan, dan informasi lainnya dari Kementerian Kesehatan, serta Protokol Operasional Standar (POS) Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) berupa Surat Edaran Nomor 0114/SDAR/BSNP/III/2020.

Kepala Sekolah SMKN 3 Sorong, Umar Singgih, menjelaskan sekolahnya menerapkan protokol yang telah ditetapkan oleh BSNP selaku panitia penyelenggara UN tingkat pusat.

“Kami juga menerapkan protokol kesehatan yang ditetapkan BSNP walaupun anak-anak merasa peraturan ini sedikit merepotkan mereka tetapi kami meyakinkan mereka bahwa ini demi kesehatan mereka sendiri. Jadi anak-anak masih tetap semangat untuk melanjutkan sampai hari terakhir,” terangnya.

Kepsek Umar menjelaskan protokol yang dijalankan antara lain teknisi menyemprotkan disinfektan setiap pergantian sesi di meja, bangku dan perangkat papan ketik komputer, mengganti jabat tangan dengan melipat tangan di dada, serta wajib mencuci tangan menggunakan sabun bagi setiap orang di sekolah.

Sementara itu, Kepala Bidang Perencanaan dan Pengembangan Mutu Pendidikan, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Didik Wardaya mengatakan bahwa pelaksanaan UN tahun ini berbeda karena adanya penyebaran Covid-19.

“Teknis pelaksanaan berbeda dengan sebelumnya karena harus ada tambahan cuci tangan, pembersihan tempat ujian, dan sebagainya,” terangnya.

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...
fri