Kemendikdasmen Kirim Puluhan Tenda Darurat dan Bantuan Sekolah ke NTT
jpnn.com - JAKARTA - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengirim 50 tenda ruang kelas darurat untuk sekolah yang terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Bantuan tersebut menjadi bagian dari respons pemerintah agar kegiatan belajar mengajar tetap berjalan dengan tetap mengutamakan keselamatan warga sekolah.
Gempa yang terjadi pada 15 Agustus 2026 berdampak terhadap ratusan satuan pendidikan di Pulau Flores.
Data per 16 Agustus mencatat 253 satuan pendidikan terdampak yang tersebar di tujuh kabupaten.
Tujuh kabupaten tersebut ialah Ngada, Nagekeo, Ende, Manggarai, Manggarai Timur, Manggarai Barat, dan Sikka.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti mengatakan penanganan sekolah terdampak dilakukan secara bertahap berdasarkan kondisi di lapangan.
“Keselamatan warga sekolah menjadi prioritas,” kata Abdul Mu'ti di Jakarta, Jumat (4/9).
Kemendikdasmen melalui Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) dan Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) terus melakukan pendataan dan asesmen terhadap sekolah terdampak.
Kemendikdasmen menyiapkan 50 tenda ruang kelas darurat untuk sekolah yang terdampak gempa bumi di NTT.
- Gubernur Ahmad Luthfi Bantu Biaya Kos 224 Mahasiswa NTT Terdampak Gempa
- 1 Januari 2027 Sebanyak 242.482 Guru PPPK Paruh Waktu Diangkat ASN Penuh di Bawah Kemendikdasmen
- Mendikdasmen Pastikan Mulai Januari 2027 Seluruh Guru di Indonesia Makin Sejahtera
- Mendikdasmen Buka Opsi Siswa Tak Naik Kelas Mulai 2027
- Alhamdulillah, Penyintas Gempa Manggarai Timur Kini Tempati Huntara
- Ternyata Ini Penyebab PPPK Paruh Waktu Tendik Sulit Ditarik Pusat, Ada Solusinya
JPNN.com




