Kemenhut Siapkan Kawasan Preservasi Orang Utan, Luasnya 87 Ribu Hektare
jpnn.com, KALIMANTAN TIMUR - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menyiapkan kawasan preservasi seluas sekitar 87 ribu hektare sebagai upaya memperkuat perlindungan orang utan di Kalimantan Timur.
"Saya sampaikan bahwa ini sudah berproses panjang. Kalau tidak salah daerah preservasi yang multistakeholder ini 87 ribu hektare,” ujar Menhut kepada awak media, Senin (13/7).
Raja Juli mengatakan upaya perlindungan orang utan diperkuat dengan langkah Kemenhut yang bakal menerbitkan surat dukungan terhadap upaya konservasi habitat satwa endemik Indonesia itu.
Termasuk, kata eks Plt Wakil Kepala Otorita IKN itu, Kemenhut menyiapkan Surat Keputusan (SK) Pembentukan Kelompok Kerja Konservasi Orang Utan Terpadu Lanskap Keraitan.
Menurutnya, seluruh proses telah berjalan cukup panjang dan kini tinggal menuntaskan tahapan administrasi.
“SK-nya nanti dari Pak Dirjen, SK Pembentukan Kelompok Kerja Konservasi Orang Utan Terpadu Lanskap Keraitan. Insyaallah dalam satu dua hari ini selesai,” kata Menhut.
Sekjen Partai Solidaritas Indonesia (PSI) itu melanjutkan pembentukan kawasan preservasi nantinya melibatkan kolaborasi pemerintah, organisasi masyarakat sipil, serta para pemegang izin usaha.
Raja Juli melanjutkan kawasan preservasi akan menjadi koridor satwa yang menghubungkan habitat orang utan ke bentang alam Lanskap Keraitan.
Menhut Raja Juli Antoni memperkuat perlindungan orang utan di Kalimantan Timur dengan menyiapkan kawasan preservasi.
- Dibantu Warga Agam, Kemenhut Berhasil Tangkap Harimau yang Berkeliaran Dekat Sekolah
- Kemenhut Terbitkan Aturan Baru soal Perdagangan Karbon, Simak Penjelasannya
- Kemenhut Bongkar Jual Beli Kawasan Hutan Lindung di Luwu Timur
- Daerah Mitra IKN, Kaltim Layak Mendapat Insentif Fiskal
- Menhut Perkuat Pemadaman Kebakaran di Bromo dengan Water Bombing
- Menhut Raja Antoni Ungkap Dukungan Presiden Prabowo bagi Percepatan Restorasi Ekosistem
JPNN.com




