Kementerian P2MI Berikan Sanksi Kepada PT Bahtera Tullus Karya Gegara Diduga Melanggar Hak Pekerja Migran
jpnn.com, JAKARTA - Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KemenP2MI) memberikan sanksi penghentian sementara kepada Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) PT Bahtera Tullus Karya.
Sanksi tersebut dijatuhkan karena perusahaan tersebut dinilai tidak memenuhi kewajiban dan hak Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Direktur Jenderal Pelindungan Kementerian P2MI Rinardi mengatakan PT Bahtera Tullus Karya terbukti melanggar Peraturan Menteri P2MI/BP2MI Nomor 4 Tahun 2025 Pasal 9 Ayat (1) serta Pasal 15 Ayat (1) Peraturan Menteri P2MI Nomor 31 Tahun 2025.
Hal itu disampaikan Rinardi dalam konferensi pers di Kantor Kementerian P2MI, Jakarta, Kamis (26/2/2026).
“Begitu satu perusahaan diberikan sanksi, detik itu juga sistem pada SISKOP2MI perusahaan tersebut akan ditandai warna merah agar masyarakat tidak dapat memilih dan akan kembali berwarna hijau jika perusahaan tersebut sudah selesai melakukan kewajiban-kewajibannya,” kata Rinardi.
PT Bahtera Tullus Karya yang beralamat di Jalan Kresek No. 57, Jatimurni, Pondok Melati, Kota Bekasi, didapati tidak menjalankan aktivitas penempatan saat dilakukan kunjungan ke lokasi.
Selain itu, di alamat tersebut juga tidak ditemukan plang atau papan nama perusahaan.
Kondisi ini dinilai tidak sesuai dengan persyaratan dalam Surat Izin Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (SIP3MI), khususnya terkait pemenuhan sarana dan prasarana operasional perusahaan.
Kementerian P2MI memberikan sanksi penghentian sementara kepada Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) PT Bahtera Tullus Karya.
- Peserta WHV Asal Indonesia Tewas di Australia, Penyebabnya Masih Diselidiki
- Asman Abnur Sambut Menteri P2MI Mukhtarudin di BTP, Energi Baru untuk Pekerja Migran Hospitality
- Resmikan Migran Center Politeknik Batam, Menteri P2MI Dorong Lulusan Raih Peluang Kerja Global
- Perkuat Pelindungan dan Kerja Sama Bilateral, Menteri Mukhtarudin Temui Kementerian Sumber Manusia Malaysia
- Menteri P2MI di Kuala Lumpur: Pekerja Migran Indonesia Kini Fokus pada Medium dan High Skill
- Wamen Christina: Kementerian P2MI Dukung Visi Ekonomi Presiden Prabowo
JPNN.com




