Kementerian P2MI dan Prefektur Miyazaki Jepang Sepakati Percepatan MoU Penempatan Pekerja Migran
Menteri Mukhtarudin memaparkan bahwa Indonesia memiliki modal besar berupa bonus demografi. Pada tahun 2025, usia produktif Indonesia mencapai 183 juta jiwa, dan diprediksi melonjak hingga 207 juta jiwa pada periode berikutnya.
Untuk mengoptimalkan potensi ini, pemerintahan Prabowo Subianto tengah menyiapkan ekosistem hulu melalui kerja sama dengan 12 kementerian/lembaga dan perguruan tinggi guna mencetak tenaga kerja berstandar kompetensi global.
Miyazaki: Potensi Besar untuk Sektor Formal
Menteri Mukhtarudin menyambut baik peluang kerja di Prefektur Miyazaki yang diproyeksikan membutuhkan ribuan tenaga kerja di sektor-sektor strategis, seperti Manufaktur, Pertanian, Kesehatan (Caregiver) dan Hospitality (Perhotelan).
Berdasarkan data sistem (Sisko-P2MI), sejak Januari 2025 hingga 8 Mei 2026, tercatat telah ada 30.835 penempatan di Jepang secara keseluruhan, di mana 105 penempatan di antaranya secara spesifik berada di Prefektur Miyazaki.
Menuju Kesepakatan Strategis
Sebagai tindak lanjut pertemuan ini, kedua belah pihak tengah menyusun Memorandum of Understanding (MoU) yang akan mencakup, promosi pendidikan bahasa dan budaya Jepang, pendirian pusat konsultasi dan sistem berbagi informasi (information sharing) dan pemantauan dan evaluasi kerja sama secara berkala.
"Kami berharap MoU ini segera terealisasi dan diikuti dengan Plan of Action yang konkret. Saat ini, pemerintah sedang menyiapkan 500.000 pekerja terampil melalui program upskilling yang dimulai tahun 2026 hingga 2029," beber Mukhtarudin.
Menteri Pelindungan Pekerjaan Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin menerima kunjungan resmi delegasi dari Pemerintah Prefektur Miyazaki, Jepang di Kantor KP2MI.
- Italia Jadi Tim Pertama Masuk Semifinal VNL 2026 Wanita
- VNL 2026 Pria: Jepang Masuk 8 Besar, Ishikawa 1.004 Poin, Cek Klasemen
- Mendesak Evaluasi Kinerja KP2MI, APJATI: Perbaiki Sistem dan Kedepankan Pembinaan, Bukan Penutupan
- Amerika & Jepang Tegaskan Dukungan untuk Filipina di Laut China Selatan
- 4 Ikon Musik Jepang Bentuk Supergrup YAO
- Riset Hibah Kemdiktisaintek: Ungkap Strategi Komunikasi Politik Tangani Pekerja Migran yang Terjebak Online Scammer
JPNN.com




